Kota Tangerang
Surat Edaran Pemkot Tangerang Bikin Bingung Pengusaha Hiburan
Kabartangerang.com- Pengamat Politik dan Pemerintahan Indonesia, Hasanudin BJ mengkritisi Surat Edaran (SE) Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dengan nomor: 443/3-BPBD/2020 tentang Tindak Lanjut Pencegahan Penyebaran corona virus disease (Covid-19) di Kota Tangerang.
Menurut Hasanudin BJ, Surat Edaran yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan corona virus disease (Covid-19) di Kota Tangerang tidak jelas, khususnya bagi para pengusaha hiburan di Kota Tangerang.
“Surat yang berisi dua poin itu bertentangan satu dengan yang lainnya,” tegas pria yang akrab disapa BJ seraya menjelaskan, pada poin a: surat tersebut meminta kepada para pengusaha hiburan dan wisata untuk tutup selama 14 hari sejak tanggal16 Maret hingga 30 Maret 2020. Namun pada poin b: menunda acara-acara publik dan pembatasan jam operasional tempat-tempat keramaian seperti restoran, cafe, karaoke dan lain-lain selama 14 hari, artinya pada poin b tersebut masih diperbolehkan untuk beroperasi.
“Kerancuan surat edaran tersebut menandakan ketidak pahaman Sekda dalam mengelola dan memanejemen kebijakan dan keputusan walikota. Dan, Surat Edaran tersebut membingunkan para pengusaha, apakah pengusaha menutup atau mengatur jam operasional. Selain rancu surat edaran tersebut juga tidak diiringi dengan sanksi,” jelasnya.
Sebelumnya, Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah juga menutup sementara taman – taman tematik serta pertokoan yang ada di Kota Tangerang dihimbau untuk melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin di ruang – ruang pertokoan.
“Di Kota Tangerang hari ini taman – taman tematik sementara ditutup, kita kurangi interaksi masyarakat di ruang terbuka,” terang Arief.
“Dan untuk pertokoan juga kita minta sudah ada standart pencegahan untuk melakukan disinfektan di setiap ruang – ruang pertokoan,”paparnya.
Walikota juga berharap masyarakat tetap tenang karena pemerintah terus berkoordinasi untuk mengatasi pandemik yang terjadi.
“Saya harap masyarakat tetap tenang, kita terus tingkatkan kewaspadaan, mudah – mudahan wabah ini bisa segera teratasi,” harap Arief.(ydh)
-
Nasional4 minggu agoMenteri Maman Abdurrahman: Toko Mama Khas Banjar Jadi Pelajaran Pentingnya Kolaborasi Kebijakan UMKM
-
Nasional4 minggu agoLamiPak Dorong Penggunaan Kemasan Aseptik untuk Perkuat Industri Minuman Nasional
-
Nasional4 minggu agoToko Mama Khas Banjar Jadi Model Penguatan UMKM Berbasis Kolaborasi
-
Jabodetabek4 minggu agoPT Nusantara Infrastructure Tbk Gelar “She Drives Change”: Cara Edukasi Berkendara Aman, Nyaman dan Ramah Lingkungan
-
Tangerang4 minggu agoWali Kota Benyamin Lepas 393 Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Tangerang Selatan
-
Nasional4 minggu agoLamiPak Tawarkan Kemasan Aseptik sebagai Solusi Alternatif bagi Industri Minuman Nasional
-
Tangerang3 minggu agoPeringatan Hari OTDA ke-XXX Tahun 2026, Tangerang Selatan Raih Peringkat 3 Nasional Kota Berkinerja Tinggi dari Kemendagri
-
Tangerang3 minggu agoDiskominfo-BPS Tangerang Selatan Dorong Data Akurat Melalui Program Kelurahan Cinta Statistik



