Tangerang
Pemkot Tangerang Selatan Terima Reses DPRD Provinsi Banten, Bahas SPMB, Usulan Penambahan SMA Negeri hingga Pengendalian Banjir
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menerima kunjungan reses Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Banten Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Jumat (26/6/2026). Dalam forum tersebut, sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian masyarakat dibahas bersama.
Berbagai persoalan mulai dari Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), pengelolaan sampah, penanganan banjir, kebutuhan pembangunan SMA Negeri, persoalan di kawasan Cluster Cendana Puri Serpong 2, hingga perlindungan terhadap perempuan dan anak menjadi pembahasan dalam kegiatan tersebut.
Asisten Daerah (Asda) II Kota Tangerang Selatan Heru Agus Santoso mengatakan, reses menjadi momentum penting sebagai ruang koordinasi antara pemerintah kota dan DPRD Provinsi Banten untuk menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan dukungan lintas kewenangan.
“Berbagai persoalan strategis yang menjadi kebutuhan masyarakat kami sampaikan kepada DPRD Provinsi Banten hari ini supaya bisa menjadi perhatian bersama dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing,” ujar Heru.
Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), termasuk kebutuhan penambahan sekolah menengah atas negeri di Tangerang Selatan.
Pemkot Tangsel berharap Pemerintah Provinsi Banten dapat terus meningkatkan kapasitas layanan pendidikan melalui pembangunan SMA Negeri baru. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah kota juga siap berkoordinasi terkait berbagai kebutuhan yang diperlukan.
Selain pendidikan, pengelolaan sampah turut menjadi salah satu topik utama pembahasan. Pemkot Tangsel menyampaikan berbagai upaya yang tengah dilakukan, termasuk koordinasi terkait sistem pengelolaan sampah dengan daerah lain.
Persoalan penanganan banjir juga menjadi perhatian, untuk mengurangi genangan di sejumlah titik rawan banjir di Tangerang Selatan.
Tak hanya itu, isu perlindungan perempuan dan anak turut dibahas dalam forum reses. Pemerintah Kota Tangsel menegaskan komitmennya memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan melalui kolaborasi lintas sektor bersama Pemerintah Provinsi Banten.
Sementara itu, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten Budi Prajogo menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan menjadi bahan pembahasan DPRD Provinsi Banten untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang dimiliki.
“Melalui reses yang hari ini kita laksanakan, nantinya semua aspirasi dari Pemkot Tangsel juga akan menjadi bahan pembahasan kita di DPRD Provinsi Banten, dan kita harapkan nantinya akan ada solusi-solusi yang strategis terkait isu-isu yang ada,” kata Budi.
Melalui forum reses tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan DPRD Provinsi Banten dalam mempercepat penyelesaian berbagai isu strategis daerah, mulai dari peningkatan akses pendidikan, penguatan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, hingga perlindungan terhadap kelompok rentan.
-
Tangerang2 bulan agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Kota Tangerang2 bulan agoBeri Wejangan Wisudawan Universitas Yuppentek Indonesia, Sachrudin: Terus Belajar, Adaptif & Ciptakan Peluang
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoBupati Tangerang Maesyal Rasyid: Semangat Kemerdekaan Harus Dihidupkan dari Lingkungan Masyarakat
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoWabup Intan Nurul Hikmah Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong
-
Kota Tangerang2 bulan agoUMKM Award Kota Tangerang 2026, Maryono: Pacu Produk Lokal Menuju Global
-
Tangerang2 bulan agoMelalui Tangerang Selatan Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
-
Kota Tangerang1 bulan agoTuridi Susanto Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersama ISDMI
-
Tangerang1 bulan agoDLH Kota Tangerang Selatan Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan



