Kabupaten Tangerang
Pemkab Tanda Tangani Komitmen Bersama untuk Wujudkan SPMB Objektif, Transparan, dan Akuntabel
TANGERANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pendidikan menggelar acara Penandatanganan Komitmen Dukungan Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 di Lemo Hotel, Kelapa Dua, Kamis (15/5/25).
Komitmen dukungan SPMB tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Tangerang, Kejaksaan Negeri, Ombusman RI, TNI, Polri dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.
Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, dalam sambutannya menegaskan, penandatanganan komitmen tersebut merupakan langkah awal untuk mewujudkan SPMB di Kabupaten Tangerang yang lebih obyektif, adil, dan transparan.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan sistem penerimaan siswa yang lebih objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Dia mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan mutu pendidikan melalui pembangunan infrastruktur dan penguatan sumber daya manusia yang sudah dirintis serta dijadikan landasan kuat pada pembangunan sebelumnya. Saat ini tinggal lebih fokus kepada obyeknya yaitu kepada generasi penerus bangsa.
“Kini kita fokus pada objeknya: generasi penerus bangsa. Pendidikan harus menjadi instrumen utama mencerdaskan anak-anak kita, dan itu dimulai dengan memastikan mereka bisa bersekolah,” jelasnya.
Pihaknya juga menyoroti pentingnya menekan angka putus sekolah. Pemkab Tangerang telah menyiapkan program Paket A, B, dan C sebagai alternatif pendidikan, serta berkomitmen membuka akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan sekolah gratis yang bekerja sama dengan pihak swasta.
Selain itu, dengan penandatanganan komitmen SPMB bersama ini diharapkan juga dapat berdampak positif terhadap penurunan angka putus sekolah di Kab. Tangerang. Acara ini juga merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi emas 2045.
“Dengan sistem SPMB yang adil dan inklusif ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan layak sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Angka putus sekolahpun dapat kita tekan,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadang Gandana menjelaskan, tahun ini pelaksanaan SPMB akan menggunakan dua metode: daring dan luring. Tahun 2024, uji coba secara daring telah dilakukan di 10 sekolah, dan tahun ini diperluas menjadi 51 SMP Negeri, terutama di wilayah dengan infrastruktur jaringan internet yang memadai.
“Melalui sistem berbasis aplikasi, jalur penerimaan tahun ini mencakup jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Tujuannya agar setiap anak memiliki akses yang adil dan setara untuk masuk sekolah sesuai dengan kondisi mereka masing-masing,” jelas Dadang.
Dia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Tangerang masih menghadapi keterbatasan ruang kelas di sekolah negeri. Untuk mengatasi hal tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Tangerang telah mendorong kebijakan sekolah gratis di tingkat swasta sebagai solusi jangka menengah.
(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)
-
Tangerang3 minggu agoApel dan Halalbihalal, Benyamin Tekankan Kebersihan Lingkungan hingga Efisiensi Anggaran di Tangerang Selatan
-
Jabodetabek4 minggu agoQS World University Rankings by Subject 2026: UIN Jakarta Raih Peringkat 29 Dunia
-
Tangerang3 minggu agoPra-Musrenbang Tematik, Tangerang Selatan Matangkan Strategi Penurunan Stunting
-
Tangerang3 minggu agoLibatkan 134 Organisasi Kepemudaan di Pra Musrenbang, Pemkot Tangerang Selatan Dorong Pemuda Jadi Motor Pembangunan
-
Tangerang3 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Ajak Warga Sukseskan ORI Campak Serentak, Sasar 109 Ribu Anak
-
Kota Tangerang3 minggu agoAntisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Normalisasi Saluran Air di Komplek Swadaya
-
Tangerang1 minggu agoEvaluasi BLUD Kesehatan Tangerang Selatan, Pilar Saga Targetkan Faskes Daerah Setara RS Swasta Profesional
-
Kota Tangerang3 minggu agoAngkat Tumpukan Sampah Penyebab Banjir, Pemkot Tangerang Normalisasi Kali Ledug Periuk



