Kota Tangerang
Soal Jam Malam, Walikota Tangerang Jangan Bertindak Gegabah
Kabartangerang.com– Direktur Lembaga Kebijakan Publik, Ibnu Jandi angkat bicara tentang adanya rencana Pemerintah Kota Tangerang memberlakukan jam malam untuk memperketat kedisiplinan masyarakat akan protokol kesehatan covid-19.
Pemberlakuan jam malam di Kota Tangerang akibat meningkatnya kasus covid-19, sehingga Pemerintah Kota (Pemkot) tengah mempertimbangkan penerapan kebijakan.
Menurut Ibnu Jandi, seharusnya Pemerintah Kota Tangerang tidak perlu merencanakan jam malam, dan Walikota Tangerang jangan bertindak secara sepihak dalam mengeluarkan kebijakan jam malam.
“Jangan selalu menyalahkan masyarakat, coba lihat apakah sudah benar kinerja gugus tugas di Kota Tangerang,” tegas Ibnu Jandi, Rabu, 2 September 2020
Untuk saat ini, Pemerintah Kota Tangerang dibawah kendali Walikota Tangerang selayaknya harus terbuka terhadap progres penanganan covid-19. Dan, sebesar apa faktor sebaran mata rantai covid-19 di Kota Tangerang, sehingga Walikota Tangerang harus mengeluarkan Kebijakan jam malam.
“Ketika hendak mengambil kebijakan, seharusnya dikonsepkan dengan matang, jangan sampai masyarakat yang terkena dampaknya akan kebijakan tersebut,” paparnya.
Jam malam, kata Jandi, jika dilihat dari Wikipedia adalah sebuah perintah dari pemerintah agar sekelompok orang atau masyarakat kembali ke tempat tinggalnya masing-masing sebelum waktu yang ditentukan.
Jam malam diterapkan untuk menjaga keamanan umum (misalnya saat terjadi kerusuhan) atau untuk membatasi gerak-gerik kelompok tertentu. Sedangkan dari Kamus Bersar Bahasa Indonesia mengatakan: Jam Malam adalah; Larangan keluar rumah pada malam hari karena keadaan tidak aman.
Diketahui, Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah akan menerapkan jam malam jika anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan masih diabaikan masyarakat.
“Sedang dipertimbangkan kalau masyarakatnya beraktivitas membatasi kerumunan, kita tidak lakukan jam malam. Tapi misalnya, jika restoran tidak bisa mengendalikan pembelinya PKL tidak bisa maka dengan terpaksa, kita harus menjaga keamanan masyarakat, karena kesehatan hukum tertinggi. Kita harus sikapi dengan bijak,” jelas Arief.(ydh)
The post Soal Jam Malam, Walikota Tangerang Jangan Bertindak Gegabah first appeared on Palapa News.
-
Nasional4 minggu agoMenteri Maman Abdurrahman: Toko Mama Khas Banjar Jadi Pelajaran Pentingnya Kolaborasi Kebijakan UMKM
-
Nasional4 minggu agoLamiPak Dorong Penggunaan Kemasan Aseptik untuk Perkuat Industri Minuman Nasional
-
Nasional4 minggu agoToko Mama Khas Banjar Jadi Model Penguatan UMKM Berbasis Kolaborasi
-
Jabodetabek4 minggu agoPT Nusantara Infrastructure Tbk Gelar “She Drives Change”: Cara Edukasi Berkendara Aman, Nyaman dan Ramah Lingkungan
-
Tangerang4 minggu agoWali Kota Benyamin Lepas 393 Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Tangerang Selatan
-
Nasional4 minggu agoLamiPak Tawarkan Kemasan Aseptik sebagai Solusi Alternatif bagi Industri Minuman Nasional
-
Tangerang3 minggu agoPeringatan Hari OTDA ke-XXX Tahun 2026, Tangerang Selatan Raih Peringkat 3 Nasional Kota Berkinerja Tinggi dari Kemendagri
-
Tangerang3 minggu agoDiskominfo-BPS Tangerang Selatan Dorong Data Akurat Melalui Program Kelurahan Cinta Statistik



