Banten
Masker Mulai Langka, Gubernur Banten akan Panggil Dinas Perdagangan
Kabartangerang.com- Gubernur Banten, Wahidin Halim bakal memanggil Dinas Perdagangan dan Dinas Kesehatan Provinsi Banten. Pemanggilan tersebut terkait langkanya masker di sejumlah pasar dan mini market di wilayah Banten.
“Nanti dipanggil Dinas Perdagangan dan Dinas Kesehatan. Ini sudah menjadi keluhan masyarakat, bahkan ada masyarakat yang minta ke Pemerintah Daerah,” ujarnya, Selasa, 3 Maret 2020.
Wahidin menuturkan, salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam upaya mengantisipasi penimbunan masker tersebut, pihaknya akan kerjasama dengan kepolisian.
“Buat masyarakat jadi jangan panik, dan tentunya saya minta Dinas Perdagangan untuk memantau apabila ada sengaja diprovokasi untuk memborong, nanti kita undang pihak kepolisian,” katanya.
Wahidin menambahkan, apabila ada yang melakukan penimbunan masker tersebut akan ada hukumannya.
“Jangan ada yang menimbun, kalau ada yang menimbun kenakan penjara 5 tahun dan kena denda sebesar Rp50 miliar. Itu jelas sudah ada,” jelasnya.(rik)
-
Tangerang4 minggu agoApel dan Halalbihalal, Benyamin Tekankan Kebersihan Lingkungan hingga Efisiensi Anggaran di Tangerang Selatan
-
Tangerang3 minggu agoLibatkan 134 Organisasi Kepemudaan di Pra Musrenbang, Pemkot Tangerang Selatan Dorong Pemuda Jadi Motor Pembangunan
-
Tangerang3 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Ajak Warga Sukseskan ORI Campak Serentak, Sasar 109 Ribu Anak
-
Tangerang3 minggu agoPra-Musrenbang Tematik, Tangerang Selatan Matangkan Strategi Penurunan Stunting
-
Kota Tangerang4 minggu agoAntisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Normalisasi Saluran Air di Komplek Swadaya
-
Tangerang2 minggu agoEvaluasi BLUD Kesehatan Tangerang Selatan, Pilar Saga Targetkan Faskes Daerah Setara RS Swasta Profesional
-
Kota Tangerang4 minggu agoAngkat Tumpukan Sampah Penyebab Banjir, Pemkot Tangerang Normalisasi Kali Ledug Periuk
-
Tangerang2 minggu agoGandeng HIMPSI dan IPSI, Pilar Saga Dorong Pendidikan Karakter dan Mental Anak Lewat Kolaborasi Lintas Sektor



