Nasional
Kemenlu Enggan Buka Nama Negara Pengirim Sampah Beracun Ke Indonesia
Kabartangerang.com.COM- Kementerian Luar Negeri menolak membuka nama-nama negara pengirim limbah beracun dan berbahaya (B3). Pelaksana Tugas (Plt) juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan pihaknya punya alasan kuat kenapa nama-nama pengirim limbah itu tidak dibuka ke publik
“Negara yang (dipanggil) yang memang sudah ada di media ya, negara yang listnya ada di Kemendag dan KLHK, saya tidak mau sebutkan satu persatu karena embarassing ya,” Faizasyah saat press briefing mingguan di Ruang Palapa, Jakarta Pusat, Rabu (30/10).
Faizasyah mengaku sudah memberikan peringatan dan meminta negara masing- masing untuk bertanggung jawab dan kata dia, permintaan tersebut mendapat sambutan baik dari negara yang mengirim kontainer limbah dengan melakukan proses pengembalian kontainer ke negara asalnya.
“Bu menteri telah menindaklanjuti instruksi Presiden agar kita memanggil dubes negara yang merupakan negara asal dimana kontainer datang itu untuk bertanggung jawab atas kontainer tersebut yang masuk ke Indonesia dan sudah ada follow upnya, sudah ada proses pengembalian dari kontainer yang terbukti manifes impornya ke Indonesia,” tutur Faizasyah.
Diketahui, Bea dan Cukai telah menindak kurang lebih 2.041 kontainer sampah tak layak pakai di Pelabuhan Tanjung Perak, Batam, Pelabuhan Tanjung Priok, dan Tangerang. Kontainer tersebut diketahui berisi sampah limbah bahan beracun dan berbahaya (B3). Sampah diimpor dari berbagai perusahaan dari berbagai negara seperti, Australia, Belgia, Prancis, Jerman, Yunani, Belanda, Slovenia, Amerika Serikat, Selandia Baru, Hong Kong, dan Inggris.[pit]
-
Tangerang4 minggu agoLibatkan 134 Organisasi Kepemudaan di Pra Musrenbang, Pemkot Tangerang Selatan Dorong Pemuda Jadi Motor Pembangunan
-
Tangerang4 minggu agoPra-Musrenbang Tematik, Tangerang Selatan Matangkan Strategi Penurunan Stunting
-
Tangerang4 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Ajak Warga Sukseskan ORI Campak Serentak, Sasar 109 Ribu Anak
-
Tangerang3 minggu agoEvaluasi BLUD Kesehatan Tangerang Selatan, Pilar Saga Targetkan Faskes Daerah Setara RS Swasta Profesional
-
Tangerang2 minggu agoHPSN 2026, Pilar Saga Sampaikan Pentingnya Pilah Sampah Sejak Sekolah untuk Bentuk Generasi Cerdas
-
Tangerang3 minggu agoPembangunan Tangerang Selatan 2027, Benyamin: Infrastruktur Diperkuat hingga Layanan Publik Berbasis Digital Dikebut
-
Tangerang2 minggu agoKomitmen Penuhi Kebutuhan Air Bersih Masyarakat, Pemkot Tangerang Selatan Dukung Pembangunan SPAM Kali Angke 2
-
Tangerang3 minggu agoGandeng HIMPSI dan IPSI, Pilar Saga Dorong Pendidikan Karakter dan Mental Anak Lewat Kolaborasi Lintas Sektor



