Entertainment
Cecep Reza Meninggal, Marcelino Lefrandt Sesali Ajakan untuk Bertemu
Kabartangerang.com, JAKARTA – Aktor Marcelino Lefrandt mengaku sangat berduka atas meninggalnya Cecep Reza. Dia bahkan punya satu penyesalan yang berhubungan dengan almarhum.
Marcelino Lefdrant mengatakan bahwa Cecep Reza sempat mengajak bertemu bulan lalu. Namun sayang, mereka urung bertemu karena kesibukan.
“Sebulan lalu dia mengajak saya ketemuan, ngobrol. Tapi sayang, saya sibuk, enggak jadi ketemu,” kata Marcelino Lefrandt saat dihubungi awak media, Selasa (19/11).
Sama-sama sebagai pemain sinetron Bidadari, Marcelino Lefrandt mengaku cukup dekat dengan Cecep Reza. Dia telah menganggap pemeran Bombom itu sebagai adik sendiri.
“Kami doakan semoga Cecep Reza mendapat tempat yang layak di surga,” ujar Marcelino Lefrandt.
Diketahui, Cecep Reza meninggal dunia pada Selasa (19/11) siang. Dari informasi yang diperoleh, beliau mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 14.50 WIB.
Sebelum Meninggal, Cecep Reza Sibuk Jadi Fotografer Pria usia 31 tahun itu diduga meninggal dunia setelah mengalami serangan jantung. Ucapan duka terus mengalir untuk mendiang Cecep Reza yang belakangan aktif sebagai fotografer. (jpnn/fajar)
-
Tangerang1 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
-
Tangerang1 minggu agoTasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Ajak Masyarakat Tangerang Selatan Perkuat Kebersamaan
-
Tangerang1 minggu agoPenurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangerang Selatan, Pilar Saga: Generasi Muda Harapan Bangsa
-
Tangerang2 minggu agoKemarau Panjang, Pilar Saga: Pemkot Tangerang Selatan Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Tangerang1 minggu agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangerang Selatan, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
-
Tangerang1 minggu agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Tangerang1 minggu agoHUT ke-81 RI, Benyamin: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangerang Selatan
-
Tangerang2 minggu agoDiskominfo Tangerang Selatan Perluas Literasi Digital: Sasar Santri, Pemuda hingga Masyarakat Kewilayahan



