Entertainment
Artis Pamer Saldo ATM, Tamara Bleszynski: Recehmu Amat Sangat Memalukan
Kabartangerang.com, JAKARTA – Aktris Tamara Bleszynski gusar melihat banyaknya selebritas yang pamer isi saldo ATM mereka. Dia bahkan menyampaikan sindiran untuk oknum yang dimaksud.
Lewat akun Instagram miliknya, Tamara Bleszynski sengaja membahas publik figur yang kerap memamerkan isi saldo ATM.
“Indonesia begitu Indah, luas dan kekayaan kita sebagai bangsa tak ternilai. Cerita Indonesia kini yang kau sebarkan di tv dan sosial media tentang ATM recehmu amat sangat memalukan, terutama bagi yang menyiarkannya saldo ATM orang!,” ungkap Tamara Bleszynski, Rabu (20/11).
Pemain film Air Terjun Pengantin itu bahkan menyinggung soal sejarah. Menurutnya pahlawan Indonesia sudah berjuang.
Namun sekarang malah banyak oknum yang berbuat aneh dengan memamerkan saldo ATM.
“Apakah kalian lupa sejarah pahlawan bangsa? Mereka rela mati untuk Indonesia merdeka, bukan rela untuk pamer saldo!,” imbuh Tamara.
Seperti diketahui, belakangan ramai selebritas yang memperlihatkan isi saldo dalam ATM. Hal tersebut banyak ditemukan menjadi konten video untuk YouTube. (jpnn/fajar)
-
Tangerang1 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
-
Tangerang1 minggu agoTasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Ajak Masyarakat Tangerang Selatan Perkuat Kebersamaan
-
Tangerang1 minggu agoPenurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangerang Selatan, Pilar Saga: Generasi Muda Harapan Bangsa
-
Tangerang2 minggu agoKemarau Panjang, Pilar Saga: Pemkot Tangerang Selatan Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Tangerang1 minggu agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangerang Selatan, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
-
Tangerang1 minggu agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Tangerang1 minggu agoHUT ke-81 RI, Benyamin: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangerang Selatan
-
Tangerang2 minggu agoDiskominfo Tangerang Selatan Perluas Literasi Digital: Sasar Santri, Pemuda hingga Masyarakat Kewilayahan



