Kabupaten Tangerang
Diskominfo Kota Tangerang Gelar Pelatihan Jurnalistik sebagai Bekal Pengelolaan Media Sosial
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang menggelar pelatihan jurnalistik sebagai bekal pengelolaan media sosial di lingkup pemerintah daerah. Layanan informasi saat ini tak lepas dari pengelolaan media sosial sehingga butuh penguasaan ilmu jurnalistik bagi seluruh operator.
Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan layanan informasi dan komunikasi publik yang efektif. Pelatihan itu digelar di Qubika Boutique Hotel Gading Serpong Kabupaten Tangerang, Rabu, 21 Februari 2024 .
Sehubungan dengan era transparasi, perkembangan teknologi dan informasi yang telah menjadikan masyarakat lebih kritis dan cenderung mengakibatkan terjadinya berbagai perubahan yang cepat ditengah masyarakat, dalam kondisi ini pemerintah dituntut untuk mengakomodir atau mengantisipasi keinginan masyarakat selaku publiknya.
Dengan begitu, kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas pemberitaan dalam rangka transparasi dan publikasi pemberitaan program Pemerintah Kabupaten Tangerang khususnya di media sosial yang dikelola oleh Person In Charge (PIC).
Pada sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo yang di wakili Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Ahmad Suryadi menjelaskan, dalam memberikan pelayanan optimal diperlukan kemampuan membangun komunikasi yang efektif kepada seluruh elemen, baik secara internal maupun eksternal. Sistem komunikasi harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
āMedia sosial perangkat daerah merupakan sarana publisitas Pemerintah Kabupaten Tangerang. Pengelolaan kanal informasi ini menjadi tanggung jawab kita sebagai wujud good governance. Fungsi utama pemerintah adalah melayani masyarakat dan masyarakat berhak mendapat pelayanan terbaikā jelasnya.
Selain itu, meski dengan menjamurnya berbagai media massa dan derasnya arus informasi dan komunikasi yang menerpa masyarakat, belum tentu dapat dijadikan sebuah jaminan untuk memberi pencerahan. Bahkan seringkali menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat.
Untuk itu PIC atau operator wajib menyesuaikan diri terhadap keilmuan jurnalistik yang baik dan benar guna menghindari stigmatisasi yang buruk.
āPada situasi yang dialami masyarakat di era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dikhawatirkan akan terbentuk pencitraan negatif dan stigma yang buruk terhadap pemerintah. Untuk itu PIC bertanggung jawab untuk sesegera mungkin mengatasi dan menyikapi ketika terjadi kekeliruan informasi yang beredar di tengah masyarakat,ā ujarnya.
Sebagai informasi, pada kegiatan pelatihan jurnalistik ini diikuti oleh PIC media sosial perangkat daerah, BULD RSUD, bagian di lingkup setda, BUMD serta PMI Kabupaten Tangerang dengan narasumber dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang sesuai kebutuhan dalam pelatihan tersebut.
-
Nasional4 minggu agoMenteri Maman Abdurrahman: Toko Mama Khas Banjar Jadi Pelajaran Pentingnya Kolaborasi Kebijakan UMKM
-
Tangerang4 minggu agoDorong Pelayanan Prima, Benyamin Tegaskan Integritas ASN dan Tinjau Gedung Baru DisdukcapilāBapenda Tangerang Selatan
-
Nasional4 minggu agoLamiPak Dorong Penggunaan Kemasan Aseptik untuk Perkuat Industri Minuman Nasional
-
Nasional4 minggu agoToko Mama Khas Banjar Jadi Model Penguatan UMKM Berbasis Kolaborasi
-
Jabodetabek3 minggu agoPT Nusantara Infrastructure Tbk Gelar “She Drives Change”: Cara Edukasi Berkendara Aman, Nyaman dan Ramah Lingkungan
-
Nasional4 minggu agoLamiPak Tawarkan Kemasan Aseptik sebagai Solusi Alternatif bagi Industri Minuman Nasional
-
Tangerang3 minggu agoPeringatan Hari OTDA ke-XXX Tahun 2026, Tangerang Selatan Raih Peringkat 3 Nasional Kota Berkinerja Tinggi dari Kemendagri
-
Tangerang4 minggu agoWali Kota Benyamin Lepas 393 Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Tangerang Selatan



