Kota Tangerang
Tingkatkan Pelayanan, Sekda Kota Tangerang Minta Hapus SOP yang Birokratif
Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, meminta jajaran Perangkat Daerah di Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan penyederhanaan birokrasi dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi.
Hal tersebut dikatakan Sekda, saat membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Standar Operasional Prosedur (SOP) di lingkup Pemkot Tangerang, yang berlangsung di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Selasa (5/11).
Dalam kesempatannya, Sekda, menegaskan bahwa Monev SOP adalah langkah penting untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, menjamin kelancaran, serta transparansi dalam penyelesaian kegiatan pelayanan, baik internal maupun eksternal.
āSaat ini, tercatat ada 1.540 SOP yang meliputi 114 SOP lintas perangkat daerah dan 1.426 SOP internal perangkat daerah, yang terdokumentasi pada platform online, sop.tangerangkota.go.id. Namun, sebagian besar SOP ini perlu dikaji ulang untuk memastikan relevansinya dengan tujuan penyederhanaan birokrasi dan efisiensi,ā jabarnya.
Dalam proses penyusunan dan peninjauan SOP ini, Herman, juga mengingatkan pentingnya komitmen dan keseriusan pimpinan organisasi.
āKeberhasilan penyusunan SOP membutuhkan komitmen kuat, kemauan untuk berubah, serta sikap yang tegas dari para pimpinan. Di mana SOP yang efektif tidak hanya menjadi acuan dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga alat untuk menghindari tumpang tindih dan ketidakjelasan tanggung jawab,ā ujar Sekda.
Lebih lanjut, Sekretaris Daerah, menyampaikan, dengan adanya evaluasi berkelanjutan, diharapkan setiap perangkat daerah di Kota Tangerang dapat menjalankan tugas sesuai dengan prosedur yang berlaku, sekaligus memperbaiki dan menyesuaikan SOP yang sudah tidak relevan.
āSeperti halnya yang telah tertuang dalam Peraturan Wali Kota Nomor 33 Tahun 2014 sebagai dasar penyusunan SOP Administrasi Pemerintahan,ā tutup Sekretaris Daerah. (*)
-
Tangerang4 minggu agoHPSN 2026, Pilar Saga Sampaikan Pentingnya Pilah Sampah Sejak Sekolah untuk Bentuk Generasi Cerdas
-
Nasional4 minggu agoMenteri Maman Abdurrahman: Toko Mama Khas Banjar Jadi Pelajaran Pentingnya Kolaborasi Kebijakan UMKM
-
Tangerang4 minggu agoPilar Saga: Petugas Haji Harus Lebih Siap dari Jemaah
-
Tangerang4 minggu agoKomitmen Penuhi Kebutuhan Air Bersih Masyarakat, Pemkot Tangerang Selatan Dukung Pembangunan SPAM Kali Angke 2
-
Nasional4 minggu agoLamiPak Dorong Penggunaan Kemasan Aseptik untuk Perkuat Industri Minuman Nasional
-
Tangerang4 minggu agoDorong Pelayanan Prima, Benyamin Tegaskan Integritas ASN dan Tinjau Gedung Baru DisdukcapilāBapenda Tangerang Selatan
-
Tangerang4 minggu agoPilar Saga Tekankan Satu Visi Tangani Stunting, Target Tangerang Selatan Turun ke 7 Persen di 2026
-
Nasional4 minggu agoToko Mama Khas Banjar Jadi Model Penguatan UMKM Berbasis Kolaborasi



