Tangerang
Sekda Bambang Noertjahjo: Pelantikan PPPK di Tangerang Selatan Dilaksanakan 30 Juni 2025
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan segera melaksanakan pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 1 dalam waktu dekat yakni Senin 30 Juni 2025.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel Bambang Noertjahjo mengatakan, pihaknya sedang melakukan persiapan untuk pelantikan.
“Persiapannya otomatis akan melakukan pelantikan. Kita sudah mendapat penetapan sambil pelaksanaan. Kita akan melakukan pelantikan fisik,” kata Bambang.
Bambang menuturkan, pelantikan tersebut akan dihadiri oleh lebih dari 6 ribu PPPK rekruitmen tahap 1 yang sudah ditetapkan.
Pelaksanaan pelantikan akan dilakukan di Lapangan Batalyon Arhanud 1, Pakualam, Serpong Utara, Tangsel.
“Harus dilakukan di lokasi yang menampung 6.000-an sudah disiapkan. Pelaksanaanya minggu depan akan dihadiri dan dilantik oleh wali kota,” ungkap Bambang.
Dia berharap, adanya jadwal pelaksanaan pelantikan PPPK tahap 1 di Kota Tangsel itu menjawab semua harapan bagi para pegawai yang telah mengikuti rekruitmen.
“Tentunya diharapkan PPPK nanti akan bekerja akan jauh lebih baik dan lebih pasti,” pungkasnya. (fid)
-
Tangerang4 minggu agoHPSN 2026, Pilar Saga Sampaikan Pentingnya Pilah Sampah Sejak Sekolah untuk Bentuk Generasi Cerdas
-
Nasional4 minggu agoMenteri Maman Abdurrahman: Toko Mama Khas Banjar Jadi Pelajaran Pentingnya Kolaborasi Kebijakan UMKM
-
Tangerang4 minggu agoPilar Saga: Petugas Haji Harus Lebih Siap dari Jemaah
-
Tangerang4 minggu agoKomitmen Penuhi Kebutuhan Air Bersih Masyarakat, Pemkot Tangerang Selatan Dukung Pembangunan SPAM Kali Angke 2
-
Nasional4 minggu agoLamiPak Dorong Penggunaan Kemasan Aseptik untuk Perkuat Industri Minuman Nasional
-
Tangerang4 minggu agoDorong Pelayanan Prima, Benyamin Tegaskan Integritas ASN dan Tinjau Gedung Baru DisdukcapilāBapenda Tangerang Selatan
-
Tangerang4 minggu agoPilar Saga Tekankan Satu Visi Tangani Stunting, Target Tangerang Selatan Turun ke 7 Persen di 2026
-
Nasional4 minggu agoToko Mama Khas Banjar Jadi Model Penguatan UMKM Berbasis Kolaborasi



