Nasional
Realokasi Anggaran, Kemendagri Belanja 2 Juta Keping Blanko KTP-e Senilai Rp 20 Miliar
Kabartangerang.com.COM- Kementerian Dalam Negeri harus bekerja ektsra dalam memenuhi kebutuhan daerah terhadap blanko KTP – e. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan blanko ini, pos anggaran lain dengan nominal Rp 20 miliar yang sedianya sudah disiapkan, terpaksa digunakan untuk belanja 2 juta keping blanko ini.
Demikian hal itu disampaikan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dukcapil Kemendagri), Zudan Arif Fakrulloh, baru-baru ini.
“Pergeseran ini dilakukan sesuai dengan mekanisme peraturan perundangan yang berlaku serta. Kita memotong sendiri anggaran di Dukcapil yang harusnya bisa untuk pelatihan, studi, untuk pengembangan dan pemeliharaan server, untuk pembenahan keuangan, jadi geser ke blangko KTP-el,” tambahnya.
Realokasi anggaran tersebut tentu bukan tanpa konsekuensi. Zudan mengakui bahwa saat ini rencana pengembangan teknologi dan otomatisasi kontrol menjadi tertunda.
“Ya artinya kami ekstra kerja keras. Pekerjaan yang harusnya gak usah diawasi 24 jam karena diserahkan ke sistem, ke mesin, sekarang jadi harus stand by 24 jam. Yang harusnya untuk membetulkan ac di data center agar lebih pas suhunya, belum dulu,” rincinya.
Hasilnya, setelah melalui revisi anggaran tersebut, didapatkan setidaknya dua juta keping blangko KTP-el untuk didistribuskan ke daerah hingga akhir tahun.
“Maka kami bisa dapatkan kurang lebih dua juta keping. (Anggarannya) Kira-kira 20 miliar sekian, karena sekeping blangko harganya 10 ribu sekian,” jelasnya seperti menukil laman kementerian tersebut.
Dengan estimasi kebutuhan blangko KTP-el sebanyak empat juta keping hingga akhir tahun 2019, Zudan berharap setengah dari total kebutuhan itu dapat dipenuhi. Sedangkan setengah lainnya dapat terlebih dahulu dipenuhi dengan Surat Keterangan (Suket).
“Kalo sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 Tentang Administrasi Kependudukan, Surat Keterangan memiliki kekuatan yang sama dengan KTP-el,” ujarnya.
Barulah di awal tahun 2020, masyarakat bisa mengganti Surat Keterangan itu dengan KTP-el. “Nah mulai Januari 2020 sudah ada (blangko KTP-el) karena kita pengadaan di awal dengan e-catalog. 2020 akan ada 16 juta keping blangko KTP-el,” tandasnya.{asa}
-
Tangerang1 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
-
Tangerang1 minggu agoTasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Ajak Masyarakat Tangerang Selatan Perkuat Kebersamaan
-
Tangerang1 minggu agoPenurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangerang Selatan, Pilar Saga: Generasi Muda Harapan Bangsa
-
Tangerang2 minggu agoKemarau Panjang, Pilar Saga: Pemkot Tangerang Selatan Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Tangerang1 minggu agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangerang Selatan, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
-
Tangerang1 minggu agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Tangerang1 minggu agoHUT ke-81 RI, Benyamin: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangerang Selatan
-
Tangerang2 minggu agoDiskominfo Tangerang Selatan Perluas Literasi Digital: Sasar Santri, Pemuda hingga Masyarakat Kewilayahan



