Kabupaten Tangerang
Pemkab Tangerang bakal Sediakan 29 Perahu Karet di 2021
Kabartangerang.com- Bupati Tangerang, Zaki Iskandar berencana menyediakan perahu karet dan peralatan dapur umum di 29 kecamatan untuk mengatasi tanggap bencana. Penyediaan tersebut rencananya akan direalisasikan pada tahun depan.
“Mudah-mudahan tahun depan di 29 kecamatan, desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Tangerang punya perahu, punya peralatan dapur umum yang bisa digunakan buat tanggap darurat bencana banjir di wilayah masing-masing,” ujarnya saat memimpin rapat koordinasi terkait penanganan dan antisipasi banjir di Kabupaten Tangerang dengan seluruh Kepala OPD, Camat, ruang rapat Wareng Gedung Setda Kabupaten Tangerang, Kamis, 9 Januari 2020.
Zaki menuturkan, alesannya memerlukan perlu perahu karet dan peralatan dapur umum di setiap kecamatan, desa dan kelurahan, dikarenakan pengalaman penanganan bencana banjir pada awal 2020 ini. Ia menambahkan, pihaknya mengalami kesulitan kekurangan kebutuhan tersebut karena keterbatasan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.
Zaki pun meminta seluruh jajaran Pemkab. Tangerang agar bisa berkoordinasi dan bersinergi dengan baik agar proses penanganan musibah banjir bisa segera diatasi, dan lagi intensitas curah hujan saat ini masih tinggi.
“Saya minta semua saat ini berjaga dan antisipasi banjir yang bisa kapan saja terjadi karena menurut BMKG musim hujan masih sampai awal Maret, dan BPBD, dinas sosial, dan tiap camat agar berantisipasi segala kemungkinan yang terjadi,” jelasnya.
Menurut Zaki dalam kurun waktu jangka pendek ini pihaknya sedang memetakan dan juga membagi tugas setiap elemen yang ada di kecamatan masing-masing, dan dibuat standar operasional prosedur (SOP) penanganan banjir secara menyeluruh di setiap wilayah.
“Kebutuhan peralatan kemudian personel juga dan logistik ini yang sedang kita kalkulasikan, masalahnya musim penghujan ini baru dimulai dan masih ada tiga bulan ke depan yang harus kita siaga, berikutnya juga dengan para Camat agar yang terjadi kebanjiran kemarin ini semua sudah punya SOP masing-masing, dan alat pendukung seperti perahu karet, dapur umum itu harus ada disetiap kecamatan,” ungkapnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Moch Maesyal Rasyid menambahkan, terkait penyediaan perahu karet dan peralatan dapur umum di kecamatan dan desa/kelurahan, Pemkab Tangerang akan menganggarkan untuk tahun berikutnya, mengingat banjir ini selalu datang tiap tahun.
“Untuk mengatasi banjir tahun berikutnya kita akan menganggarkan untuk penyediaan perahu karet dan peralatan dapur umum di kecamatan dan desa/kelurahan,” ujar Maesyal.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Bambang Sapto menjelaskan, pihaknya memiliki target seluruh desa dan kelurahan untuk menjadi desa tanggap bencana dan itu masih perlu proses yang panjang, karena setiap wilayah memiliki karakteristik berbeda Ia perlu merumuskan formulanya agar stiap desa/kelurahan bisa jadi tanggap bencana.
“Sesuai arahan dari Bupati tadi, sudah digambarkan bahwa banjir ini bukan hanya tugas pemerintah saja tapi tugas kita semua artinya seluruh komponen masyarakat juga terlibat secara moril untuk bisa membantu penanggulangannya,” kata Bambang.(rik)
-
Tangerang2 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
-
Tangerang2 minggu agoKemarau Panjang, Pilar Saga: Pemkot Tangerang Selatan Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Tangerang1 minggu agoTasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Ajak Masyarakat Tangerang Selatan Perkuat Kebersamaan
-
Tangerang2 minggu agoPenurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangerang Selatan, Pilar Saga: Generasi Muda Harapan Bangsa
-
Tangerang2 minggu agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Tangerang2 minggu agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangerang Selatan, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
-
Tangerang1 minggu agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangerang Selatan Belajar Content Creator dan Coding di Masjid
-
Tangerang1 minggu agoMelalui Tangerang Selatan Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital



