Kota Tangerang
Kurangi Volume Sampah, Disbudpar Kota Tangerang Buat Kompos di Setiap Taman
Volume sampah yang semakin hari semakin bertambah membuat dinas kebudayaan, pariwisata dan pertamanan menerapkan pembuatan kompos di setiap taman yang ada dikota tangerang.
Pembuatan kompos di tiap taman yang ada dikota tangerang tersebut diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang dihasilkan oleh taman dengan ditanam untuk selanjutnya dijadikan kompos.
“ Disetiap taman minimal 10 lubang ukuran 1 meter persegi untuk pembuatan kompos,”kata Tihar Sopian, kepala bidang pertamanan dan dekorasi pada dinas kebudayaan, pariwisata dan pertamanan Selasa (14/8).
Ia menuturkan, kompos yang nantinya telah dihasilkan tersebut rencananya akan digunakan untuk menyuburkan tanaman disekitar taman sehingga pemanfaatan sampah disekitar taman dapat lebih bermanfaat dan tepat sasaran.
Selain itu, pembuatan kompos disetiap taman juga diharapkan dapat lebih menumbuhkan kesadaran masyarakat khususnya pengunjung taman akan pentingnya menjaga kebersihan.
“Kompos yang nanti kita hasilkan jumlahnya setara dengan 25 truk sampah, sehingga jumlah volume sampah yang dihasilkan oleh taman dapat diminimalisir dengan baik,”jelasnya.
Ia menuturkan, secara teknis sampah taman yang berupa dedaunan atau yang lebih dikenal dengan sampah organik nantinya akan ditimbun dan dilakukan pengawasan disetiap harinya.
“Diolah setiap hari oleh petugas kami dan dilakukan pengawasan oleh maulidiyanti selaku Korlap dan akan dipanen setiap tiga bulan sekali,”jelasnya.
Dengan membuat pengolahan kompos tersebut, lanjut Tihar, juga diharapkan dapat memberikan edukasi kepada pengunjung khususnya anak – anak usia sekolah.
“Sekaligus menyediakan Wahana edukasi baru bagi pengunjung taman karna pengolahan kompos ini kami lakukan secara terbuka dan dapat dilihat semua orang,”jelasnya.
Ia mengaku pihaknya akan terus berinovasi agar kota tangerang dapat lebih indah melalui penataan tiap tiap taman yang ada dikota tangerang.
“Inovasi ini akan terus dikembangkan utk mengurangi timbulan sampah di TPA dan memanfaatkan sampah disumber, dengan demikian diharapkan kota tangerang dapat lebih layak untuk dikunjungi,”pungkasnya.
-
Tangerang4 minggu agoMelalui Tangerang Selatan One, Helita Mudahkan Warga Tangerang Selatan Akses Berbagai Layanan Publik
-
Tangerang4 minggu agoDiskominfo-BPS Tangerang Selatan Dorong Data Akurat Melalui Program Kelurahan Cinta Statistik
-
Tangerang4 minggu agoKementerian PANRB Apresiasi Transformasi Digital Pemkot Tangerang Selatan Lewat Tangerang Selatan One
-
Tangerang3 minggu agoAirin Rachmi Diany Raih Penghargaan Outstanding Influential Woman Leader in Regional Development
-
Tangerang4 minggu ago58 Cabor Siap Berlaga pada Porprov VII Banten 2026 di Tangerang Selatan
-
Tangerang4 minggu agoBenyamin: Lewat Tangerang Selatan One, Pemkot Tangerang Selatan Hadirkan Layanan Publik Berbasis AI Terintegrasi
-
Tangerang4 minggu agoPemrintah Kota Tangerang Selatan Luncurkan Tangerang Selatan One dan Asisten Virtual Helita
-
Kabupaten Tangerang3 minggu agoSekda Lepas 389 Jamaah Haji Kloter 12 JKB Asal Kabupaten Tangerang



