Nasional
Kompensasi Listrik, Menteri Rini Lempar Tanggungjawab ke Menteri Jonan
Kabartangerang.com – Para pelanggan listrik menilai kompensasi dari PLN akibat padamnya listrik, 4 Agustus lalu, tidak sesuai harapan. Menanggapi hal itu, Menteri BUMN Rini Soemarno berjanji akan membirakan hal tersebut dengan Menteri ESDM Ignasius jonan.
“Terus terang saya baru menerima laporan mengenai kompensasi ini, saya belum bicara lagi dengan Pak Jonan,” ujar Rini.
Rini, yang baru pulang dari beribadah haji di Tanah Suci, menyatakan bahwa soal kompensasi kepada para pelanggan PLN akibat blackout listrik dua pekan lalu itu merupakan ranahnya Kementerian ESDM.
Untuk itu dia perlu bertemu dengan Jonan, “agar bagaimana kita bisa mengkalkulasi mengenai kompensasi ini,” lanjutnya.
Menurut Rini, musibah padamnya listrik kali ini adalah satu gangguan yang agak lama dibandingkan dengan gangguan-gangguan sebelumnya. “Kalau dulu kan biasanya mati sebentar karena tegangan listrik terganggu, atau memang ada satu gardu mati,” katanya.
“Kalau ini kan gangguan dalam jangka waktu yang lama dan beramai-ramai. Mungkin ini harus ada kebijakan tersendiri, akan saya bicarakan dengan Pak Jonan,” ungkap Rini.
PLN sendiri mendasarkan perhitungan kompensasi pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017. Pasal 6 permen ini menyebutkan, “PT PLN (Persero) wajib memberikan pengurangan tagihan listrik kepada konsumen apabila realisasi tingkat mutu pelayanan tenaga listrik melebihi 10% di atas besaran tingkat mutu pelayanan tenaga listrik yang ditetapkan.” Untuk kasus ini, indikatornya adalah: lama gangguan.
Berdasar aturan tersebut, PLN menyiapkan kompensasi untuk pelanggan listrik subsidi sebesar 20% dari rekening minimum/biaya beban. Pelanggannya sebanyak 15,19 juta dengan estimasi biaya kompensasi Rp 60 miliar.
Adapun untuk pelanggan listrik non-subsidi yang terkena blackout sebanyak 6,79 juta pelanggan. Dengan hitungan kompensasi 35% dari rekening minimum/biaya beban, anggaran kompensasi disiapkan Rp 780 miliar. Jadi, total PLN menyiapkan Rp 840 miliar untuk kompensasi.[ab]
-
Tangerang3 minggu agoPameran Seni Rupa Nomad & Nowhere Art Exhibition Digelar hingga 27 Februari 2026
-
Tangerang4 minggu agoPengurus KONI Tangerang Selatan Masa Bakti 2025–2029 Resmi Dilantik
-
Tangerang4 minggu agoBenyamin: Target Kita, Tangerang Selatan Juara Umum Porprov Banten 2026
-
Tangerang3 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Gelar Bazar Ramadan 1447 H Serentak di 7 Kecamatan pada 5 Maret 2026
-
Tangerang3 minggu agoRamadan, Pilar Saga: Pelayanan Publik Tak Boleh Kendor
-
Tangerang3 minggu agoSafari Ramadan 1447 H, Benyamin Salurkan Total Bantuan Rp405 Juta untuk Imam, Marbot hingga Guru Ngaji
-
Nasional3 minggu agoSelama Ramadan, AQUVIVA Hadirkan Sejuknya Air Mineral ke 321 Masjid di Indonesia
-
Tangerang3 minggu agoSafari Ramadan Jadi Momentum Kebersamaan, Pilar Saga Ajak Warga Tangerang Selatan Dukung Program Pembangunan



