Kota Tangerang
Dishub Kota Tangerang Imbau Pengusaha Taati Peraturan
Kabartangerang.com- Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perhubungan Kota Tangerang terus melakukan sosialisasi dan operasi terhadap kendaraan bertonase berat, khususnya truk yang membawa tanah atau pasir yang melintas di Kota Tangerang.
Tindakan seperti ini sudah menjadi agenda rutin Dinas Perhubungan Kota Tangerang. Tujuannya adalah agar melintasnya truk yang membawa muatan tanah atau pasir tidak menyebabkan kerugian bagi masyarakat dan pengguna jalan raya.
Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, Rabu, 8 Mei 2019.
Menurut Wahyudi Iskandar, sosialisasi dan operasi dilakukan bagi truk tanah atau pasir yang melanggar ketentuan jam operasional. Pasalnya, jam operasional truk tanah atau pasir yang melintas di Kota Tangerang telah diatur dalam Peraturan Walikota (Perwal) Tangerang No 30/2012 tentang Operasional Truk Tanah yang hanya memperbolehkan truk tanah maupun pasir melintas pukul 20.00 WIB hingga 05.00 WIB.
“Para pengusaha harus mengetahui tentang peraturan yang ada. Dan, wajib mengikuti prosedur,” kata Wahyudi Iskandar.
Berdasarkan data yang diperoleh, kata Wahyudi, sebanyak 18 truk tanah yang melanggar peraturan karena melintas di siang hari ditahan dan diparkiran di halaman Stadion Benteng, Kota Tangerang. Ini merupakan hasil operasi dan sweeping warga yang mulai geram dengan melintasnya truk-truk tersebut.
“Apabila ingin melintas di Kota Tangerang harus mengikuti jam operasional yang ditentukan,” imbuhnya.
Selain harus mengikuti jam operasional, truk-truk pengangkut tanah dan pasir tersebut juga harus ramah lingkungan.Jangan sampai memberikan dampak yang buruk terhadap lingkungan, khususnya fasilitas umum dan fasilitas sosial.
“Jangan sampai membuat kotor lingkungan. Jika hal itu terjadi, maka akan kami tindak sesuai aturan,” pungkasnya.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Tangerang, Andika Nugraha menuturkan, sebelum adanya aksi warga, pihaknya juga gencar melakukan operasi penindakan terhadap truk tanah. Penindakan dilakukan terhadap truk tanah yang melanggar Peraturan Walikota (Perwal) Tangerang No 30/2012 tentang Operasional Truk Tanah yang hanya memperbolehkan Transformers ini melintas pukul 20.00 WIB hingga 05.00 WIB.
“Penindakan ini memang biasa dilakukan terkait dengan penertiban dan penindakan tegas terhadap kendaraan truk muatan tanah yang memang melintas karena melebihi jam operasional,” kata Andika.(adv)
-
Tangerang4 minggu agoLibatkan 134 Organisasi Kepemudaan di Pra Musrenbang, Pemkot Tangerang Selatan Dorong Pemuda Jadi Motor Pembangunan
-
Tangerang4 minggu agoPra-Musrenbang Tematik, Tangerang Selatan Matangkan Strategi Penurunan Stunting
-
Tangerang4 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Ajak Warga Sukseskan ORI Campak Serentak, Sasar 109 Ribu Anak
-
Kota Tangerang4 minggu agoAngkat Tumpukan Sampah Penyebab Banjir, Pemkot Tangerang Normalisasi Kali Ledug Periuk
-
Tangerang2 minggu agoPilar Saga Tekankan Satu Visi Tangani Stunting, Target Tangerang Selatan Turun ke 7 Persen di 2026
-
Tangerang2 minggu agoEvaluasi BLUD Kesehatan Tangerang Selatan, Pilar Saga Targetkan Faskes Daerah Setara RS Swasta Profesional
-
Tangerang2 minggu agoHPSN 2026, Pilar Saga Sampaikan Pentingnya Pilah Sampah Sejak Sekolah untuk Bentuk Generasi Cerdas
-
Tangerang2 minggu agoGandeng HIMPSI dan IPSI, Pilar Saga Dorong Pendidikan Karakter dan Mental Anak Lewat Kolaborasi Lintas Sektor



