Tangerang
Cegah Vandalisme, Benyamin Davnie: Fasilitas Publik Tanggung Jawab Kita Bersama
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie meminta masyarakat untuk sama-sama menjaga fasilitas publik di Tangerang Selatan. Salah satunya menjaga keindahan kota dengan tidak melakukan aksi corat coret atau vandalisme.
“Seperti yang terjadi di halte bus trans anggrek di Pamulang Timur. Sudah kami bersihkan, tapi saat malamnya terjadi lagi. Fasilitas publik ini milik kita semua, jadi kita jaga sama-sama lah, karena ini tanggung jawab bersama,” kata Benyamin.
Dia meminta, masyarakat Tangerang Selatan untuk tak segan melaporkan jika menemukan aksi vandalisme di lingkungan fasilitas umum. Karena peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga fasilitas publik.
“Tolong laporkan pada kami, jika menemukan kasus vandalisme ataupun perusakan fasilitas publik lainnya. Kami akan cari dan tindak tegas para pelaku vandalisme di Tangerang Selatan.” tegas Benyamin
Untuk mencegah aksi ini terjadi lagi di lokasi lain, Benyamin mengatakan, akan dilakukan penambahan CCTV di beberapa titik fasilitas umum. Lalu, secara bertahap kita akan pasang CCTV di fasilitas publik lain,” ujar Benyamin
Namun, menurut Benyamin, efektivitas dari CCTV ini harus didukung juga dengan kepedulian masyarakat dan media massa di Kota Tangerang Selatan.
Dia berharap, kolaborasi bersama dengan menjaga fasilitas publik demi mewujudkan Tangsel yang semakin unggul menuju kota lestari dapat terwujud.
“Jangan beri ruang dan kebebasan kepada pelaku vandalisme, bersama kita jaga Tangerang Selatan,” Ujar Benyamin.
Diketahui pemerintah Kota Tangerang Selatan memasang beberapa CCTV di beberapa titik. Setidaknya hanya ada 83 titik CCTV yang dipasang, yang mana kini bertambah menjadi 128 titik.
“Jumlah ini tentu saja akan bertambah. Apalagi CCTV menjadi salah satu alat yang bisa membantu pemerintah mengamankan daerah,” Ujarnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangsel, Oki Rudianto menegaskan bahwa aksi vandalisme tergolong sebagai pelanggaran peraturan daerah (Perda).
“Ya jelas, ada di Perda Kota Tangsel Nomor 9 Tahun 2012 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. Vandalisme itu termasuk pelanggaran perda. Sanksinya pun sudah diatur,” tegas Oki, saat dihubungi.
Untuk itu, Oki juga mengingatkan kepada masyarakat untuk saling berkolaborasi dalam hal pengawasan.
“Saya sih berharap agar warga masyarakat juga ikut turut menjaga keindahan kota ini. Dengan salah satunya, adalah mengawasi juga. Jadi masyarakat juga bisa jadi CCTV-nya, ikut mengawasi. Jadi ketika ada tindakan vandalisme mereka bisa cegah. Minimal, bisa menegur atau bisa melaporkan ke kita,” jelas Oki.
Jika melihat aksi vandalisme, kata Oki, jangan segan untuk melaporkannya. Bisa dilakukan melalui media sosial, atau langsung melapor ke Satpol PP.
“Bisa langsung saja lapor ke Satpol PP. Kemudian bisa lewat medsos viralkan, itu pasti terdengar oleh kita. Satpol PP juga punya media sosial, punya instagram, Facebook, silakan bisa laporkan ke kami. Atau bisa langsung japri ke saya, silakan. Nanti langsung kita lakukan tindakan,” pungkasnya. (red/fid)
-
Tangerang1 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
-
Tangerang1 minggu agoPenurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangerang Selatan, Pilar Saga: Generasi Muda Harapan Bangsa
-
Tangerang1 minggu agoTasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Ajak Masyarakat Tangerang Selatan Perkuat Kebersamaan
-
Tangerang1 minggu agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangerang Selatan, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
-
Tangerang2 minggu agoKemarau Panjang, Pilar Saga: Pemkot Tangerang Selatan Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Tangerang1 minggu agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Tangerang2 minggu agoDiskominfo Tangerang Selatan Perluas Literasi Digital: Sasar Santri, Pemuda hingga Masyarakat Kewilayahan
-
Tangerang1 minggu agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangerang Selatan Belajar Content Creator dan Coding di Masjid



