Kota Tangerang
Camat Lurah Kota Tangerang Belajar Kampung Tematik ke Semarang
Kabartangerang.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berinovasi untuk menciptakan kampung tematik yang akan tersebar di 13 Kecamatan se-Kota Tangerang.
Keberadaan kampung tematik akan berdampak pada perubahan pola pikir masyarakat untuk menciptakan hidup bersih dan sehat. Tidak hanya itu, kampung tematik juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat jika dikelola dengan baik.
Untuk mewujudkannya, Pemkot Tangerang melalui camat dan lurah melakukan kunjungan ke Kota Semarang. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Kota Tangerang, Temmy Mulyadi, Kamis, 4 Juli 2019.
Menurut Temmy Mulyadi bahwa kunjungan camat dan lurah ke kampung tematik yang ada di Kota Semarang merupakan bagian dari rangkaian Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), dan menjadi peserta dari pagelaran budaya Semarang Night Carnival.
“Saat ini Pemkot Tangerang sedang menggalakkan keberadaan kampung tematik yang akan tersebar di 13 Kecamatan,” kata Temmy seraya menambahkan, untuk itu, camat dan lurah pun mengunjungi kampung tematik yang ada di Kota Semarang untuk belajar mulai dari pengkonsepan hingga pengelolaan.
“Mereka (camat dan lurah) bisa belajar lebih dalam tentang kampung tematik yang ada di Kota Semarang,” imbuhnya.
Adapun kampung tematik yang dikunjungi seperti Kampung Agro, Kampung Jajanan, Kampung Hasta Karya dan Kampung Batik.
Sementara itu, Camat Karang Tengah, Mat Robin mengungkapkan, pihaknya bersama tim dari Kecamatan Pinang, Kecamatan Cibodas, dan Kecamatan Karawaci mendatangi Kampung Tematik Agro di Kota Semarang. Dimana, dalam kunjungannya tersebut dirinya melihat tata kelola dari Kampung Agro yang diisi dengan beragam kerajinan tangan.
“Disini kami melihat bagaimana masyarakat bisa mengelola Kampung Agro menjadi maju,” pungkas Mat Robin.
Dikatakan Mat Robin, Kampung Agro bisa menjadi maju karena dikelola dengan baik oleh masyarakat, khususnya dengan dibentuknya sebuah Perusahaan Terbatas (PT).
“Karena telah dibentuk PT membuat Kampung Agro memiliki kelebihan tersendiri, khususnya dalam pengelolaan administrasi,” papar Mat Robin seraya menjelaskan, kedepannya pihaknya juga akan membuat kampung tematik yang sesuai dengan kultur wilayah Karang Tengah.(ydh)
-
Tangerang3 minggu agoHPSN 2026, Pilar Saga Sampaikan Pentingnya Pilah Sampah Sejak Sekolah untuk Bentuk Generasi Cerdas
-
Tangerang4 minggu agoEvaluasi BLUD Kesehatan Tangerang Selatan, Pilar Saga Targetkan Faskes Daerah Setara RS Swasta Profesional
-
Tangerang3 minggu agoKomitmen Penuhi Kebutuhan Air Bersih Masyarakat, Pemkot Tangerang Selatan Dukung Pembangunan SPAM Kali Angke 2
-
Tangerang4 minggu agoPembangunan Tangerang Selatan 2027, Benyamin: Infrastruktur Diperkuat hingga Layanan Publik Berbasis Digital Dikebut
-
Nasional3 minggu agoMenteri Maman Abdurrahman: Toko Mama Khas Banjar Jadi Pelajaran Pentingnya Kolaborasi Kebijakan UMKM
-
Tangerang3 minggu agoPilar Saga: Petugas Haji Harus Lebih Siap dari Jemaah
-
Nasional3 minggu agoLamiPak Dorong Penggunaan Kemasan Aseptik untuk Perkuat Industri Minuman Nasional
-
Tangerang4 minggu agoGandeng HIMPSI dan IPSI, Pilar Saga Dorong Pendidikan Karakter dan Mental Anak Lewat Kolaborasi Lintas Sektor



