Kabupaten Tangerang
Peserta dari Anak-Anak dan Cacat Netra Antusias Ikut MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Tangerang
TANGERANG – Hari pertama Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-55 Tingkat Kabupaten Tangerang melangsungkan babak penyisihan untuk setiap cabang perlombaan. Salah satunya cabang perlombaan Murattal Anak dan Tilawah kategori Cacat Netra (Canet) di Arena III, Masjid Jami Baiturrohman Desa Kronjo.
Ketua Majelis Hakim Arena III H Qulyubi menjelaskan bahwa 18 peserta MTQ Ke-55 tingkat Kabupaten Tangerang pada cabang Murattal Anak telah mengikuti babak penyisihan dengan tertib. Dari 18 peserta diantaranya terdiri dari 9 putra dan 9 putri, babak penyisihan akan berlangsung selama 3 hari dengan total peserta 52 orang.
“Babak penyisihan di Arena III berlangsung selama 3 hari dimulai pada hari Rabu 15 Januari hingga hari jumat 17 Januari 2025, setelahnya akan dilanjutkan ke babak selanjutnya. Untuk cabang Murattal kategori Anak sendiri yang mengikutinya cukup banyak dan terlihat antusias semua. Diharapkan mereka terus bisa memberikan yang terbaik sehingga bisa melahirkan Qori dan Qori’ah yang handal ketika melantunkan ayat Al-Quran,” ucapnya.
Selain itu ia menjelaskan, setelah Murattal Anak dilanjutkan dengan cabang Tilawah kategori Cacat Netra (Canet). Terdapat 8 peserta yang terdiri dari 4 putra dan 4 putri, persaingan yang ketat membuat para peserta bersemangat dan lebih mempersiapkan dirinya untuk mengikuti perlombaan tersebut.
“Saat ini berlangsung perlombaan cabang Tilawah Canet, para peserta melantunkan Ayat Suci Al-Qur’an dengan penuh penghayatan dan merdu dan itu yang akan kami nilai. Untuk cabang ini pesertanya lebih sedikit yaitu 22 peserta, jadi hari ini hanya diikuti oleh 8 peserta saja,” pungkasnya.
H Qulyubi menyebutkan bahwa mekanisme penilaian disebutkan yakni setiap peserta wajib mengikuti aturan yang sudah ditetapkan. Jika terjadi kecurangan atau melanggar aturan, peserta akan didiskualifikasi atau tidak ikut serta lagi di tahap berikutnya.
“Aturannya kami selalu bacakan sebelum perlombaan dimulai misalnya seperti peserta harus datang 30 menit sebelum acara dimulai dan jika peserta saat dipanggil 3 kali berturut-turut tidak menjawab maka akan kami diskualifikasi. Itu salah satu contoh dalam aturan yang ada disini,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama peserta cabang Tilawah kategori Cacat Netra (Canet) Bapak Miskan menjelaskan kesiapan dirinya dalam menampilkan Tilawah yang baik. Dia berharap bisa memasuki babak final pada perlombaan tersebut.
“Alhamdulillah tadi sudah mengikuti perlombaan tepat waktu dan berjalan dengan lancar, karna sudah terbiasa setiap harinya bertilawah jadi tidak banyak yang dipersiapkan. Semoga di babak penyisihan ini saya bisa lolos dan memasuki babak final,” ujarnya.
-
Tangerang4 minggu agoLibatkan 134 Organisasi Kepemudaan di Pra Musrenbang, Pemkot Tangerang Selatan Dorong Pemuda Jadi Motor Pembangunan
-
Tangerang4 minggu agoPra-Musrenbang Tematik, Tangerang Selatan Matangkan Strategi Penurunan Stunting
-
Tangerang4 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Ajak Warga Sukseskan ORI Campak Serentak, Sasar 109 Ribu Anak
-
Kota Tangerang4 minggu agoAngkat Tumpukan Sampah Penyebab Banjir, Pemkot Tangerang Normalisasi Kali Ledug Periuk
-
Tangerang2 minggu agoPilar Saga Tekankan Satu Visi Tangani Stunting, Target Tangerang Selatan Turun ke 7 Persen di 2026
-
Tangerang2 minggu agoEvaluasi BLUD Kesehatan Tangerang Selatan, Pilar Saga Targetkan Faskes Daerah Setara RS Swasta Profesional
-
Tangerang2 minggu agoHPSN 2026, Pilar Saga Sampaikan Pentingnya Pilah Sampah Sejak Sekolah untuk Bentuk Generasi Cerdas
-
Tangerang2 minggu agoGandeng HIMPSI dan IPSI, Pilar Saga Dorong Pendidikan Karakter dan Mental Anak Lewat Kolaborasi Lintas Sektor



