Tangerang
Benyamin Sampaikan Kesiapan Pemilu 2024 di Tangerang Selatan
Menyambut Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024, Pemerintah Kota Tangerang Selatan memastikan bahwa penyelenggaraan Pemilu serentak 2024 telah siap diselenggarakan.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie yang didampingi Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan saat menerima kunjungan spesifik Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel pada Selasa, (23/01).
“Pemilu serentak 2024 adalah momen penting bagi demokrasi kita. Saya menyadari betul tanggung jawab besar diemban kota kami dalam memastikan Pemilu yang aman, lancar dan transparan,” ucapnya.
Tentunya kata Benyamin, kunjungan ini sangatlah berharga untuk memastikan dan menunjukkan bahwa Tangerang Selatan siap menyelenggarakan Pemilu serentak.
“Kesempatan kami untuk menunjukkan kesiapan kami. Dan mendapatkan masukan dari komisi dua DPR RI dan lembaga terkait lainnya,” ujarnya.
Kesiapan itu kata Benyamin, mulai dari pemutakhiran data pemilih, penyiapan logistik pemilu hingga pelatihan para petugas yang terlibat dalam pelaksanaan Pemilu serentak.
“Kami juga fokus dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat terutama di kalangan muda dan kaum perempuan agar lebih aktif dan berpartisipasi dalam pesta demokrasi,” katanya.
Benyamin juga berkomitmen dengan bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan seluruh lembaga lainnya, untuk memastikan setiap tahapannya dijalankan dengan prinsip keadilan dan kejujuran.
“Kami juga mendorong masyarakat untuk aktif mengawasi dan melaporkan setiap pelanggaran yang mungkin saja terjadi,” terangnya.
Hal senada disampaikan Anggota Komisi II DPR RI, Endro Siswantoro Yahman terkait tingkat partisipasi pemilih yang harus semakin ditingkatkan. Terutama pemahaman dan kesadaran akan pentingnya penggunaan hak pilih untuk kemajuan bangsa.
“Meningkatnya Golput (Golongan putih) itu karena masyarakat tidak paham dan belum sadar kegunaan memilih untuk nasib lima tahun ke depan,” ucapnya.
Oleh karenanya, kesadaran dan pendidikan politik ke masyarakat menjadi hal yang sangat penting untuk terus disosialisasikan dan diberikan pemahaman.
“Jadi untuk mencegah angka golput perlu proses penyadaran, dan perlunya pendidikan politik bagaimana menyatukan hak pilih dengan nasib yang bersangkutan lima tahun ke depan,” ujarnya.
Bahkan, direncanakan pula pembuatan regulasi agar pada pelaksanaan pemilu nanti, para karyawan yang memiliki hak pilih mendapatkan libur untuk bisa dimanfaatkan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). (fid)
-
Tangerang4 minggu agoHPSN 2026, Pilar Saga Sampaikan Pentingnya Pilah Sampah Sejak Sekolah untuk Bentuk Generasi Cerdas
-
Tangerang4 minggu agoEvaluasi BLUD Kesehatan Tangerang Selatan, Pilar Saga Targetkan Faskes Daerah Setara RS Swasta Profesional
-
Tangerang4 minggu agoKomitmen Penuhi Kebutuhan Air Bersih Masyarakat, Pemkot Tangerang Selatan Dukung Pembangunan SPAM Kali Angke 2
-
Tangerang4 minggu agoPembangunan Tangerang Selatan 2027, Benyamin: Infrastruktur Diperkuat hingga Layanan Publik Berbasis Digital Dikebut
-
Nasional3 minggu agoMenteri Maman Abdurrahman: Toko Mama Khas Banjar Jadi Pelajaran Pentingnya Kolaborasi Kebijakan UMKM
-
Tangerang4 minggu agoPilar Saga: Petugas Haji Harus Lebih Siap dari Jemaah
-
Nasional3 minggu agoLamiPak Dorong Penggunaan Kemasan Aseptik untuk Perkuat Industri Minuman Nasional
-
Tangerang4 minggu agoGandeng HIMPSI dan IPSI, Pilar Saga Dorong Pendidikan Karakter dan Mental Anak Lewat Kolaborasi Lintas Sektor



