Kota Tangerang
Notaris Keluhkan Pelayanan Validasi BPHTB yang Lelet di Kota Tangerang
Kabartangerang.com- Notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah seluruh Kota Tangerang mengeluhkan pelayanan yang diberikan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam validasi BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan).
Padahal, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil memuji Kantor Pertanahan Kota Tangerang yang menjadi cerminan atau contoh pelayanan yang diharapkan untuk masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Kota Tangerang berinisial BS, Jumat, 17 Januari 2020.
Menurut BS, pelayanan validasi pada Dinas Pendapatan Daerah (Bapenda) tidak sesuai dengan janjinya. Sebab, dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) selesai dalam waktu tiga hari. “Buktinya bukan tiga hari, tapi hampir satu bulan tidak selesai,” kata BS yang tinggal di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang.
BS juga menerangkan, lambatnya pelayanan yang diberikan oleh Bapenda Kota Tangerang tidak sesuai dengan imbauan Presiden yakni pelayanan cepat. “Pelayanan di Kota Tangerang sekarang lambat, jauh jika dibandingkan dengan pelayanan yang diberikan oleh Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan,” pungkas BS seraya menambahkan, seharusnya Pemerintah Kota Tangerang mampu menjalankan imbauan dari Presiden dalam memberikan pelayanan yang cepat kepada masyarakat.
Diketahui, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil memuji Kantor Pertanahan Kota Tangerang yang menjadi contoh pelayanan yang diharapkan untuk masyarakat.
“Ini menjadi model bagi seluruh Kantor BPN di Indonesia, karena memang sasaran kita adalah tingkat pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik,” ucap Sofyan.
Dengan adanya loket dan aplikasi online yang dimiliki BPN, Sofyan berharap di tahun 2025 seluruh tanah di Indonesia telah terdaftar sehingga tidak akan ada lagi sengketa.
“Kita berharap ini bisa tercapai, dan berkurang juga antiran di Kantor BPN sampai 40 persen, kemudian di tahun 2024 seluruh Kantor BPN di Indonesia sudah berbasis elektronik,” jelasnya.(ydh)
-
Nasional4 minggu agoMenteri Maman Abdurrahman: Toko Mama Khas Banjar Jadi Pelajaran Pentingnya Kolaborasi Kebijakan UMKM
-
Nasional4 minggu agoLamiPak Dorong Penggunaan Kemasan Aseptik untuk Perkuat Industri Minuman Nasional
-
Nasional4 minggu agoToko Mama Khas Banjar Jadi Model Penguatan UMKM Berbasis Kolaborasi
-
Jabodetabek4 minggu agoPT Nusantara Infrastructure Tbk Gelar “She Drives Change”: Cara Edukasi Berkendara Aman, Nyaman dan Ramah Lingkungan
-
Tangerang4 minggu agoWali Kota Benyamin Lepas 393 Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Tangerang Selatan
-
Nasional4 minggu agoLamiPak Tawarkan Kemasan Aseptik sebagai Solusi Alternatif bagi Industri Minuman Nasional
-
Tangerang3 minggu agoPeringatan Hari OTDA ke-XXX Tahun 2026, Tangerang Selatan Raih Peringkat 3 Nasional Kota Berkinerja Tinggi dari Kemendagri
-
Tangerang3 minggu agoDiskominfo-BPS Tangerang Selatan Dorong Data Akurat Melalui Program Kelurahan Cinta Statistik



