Kota Tangerang
Ketua Bhayangkari Gabungan 03 Baharkam Polri Sambangi Korban Banjir di Tangerang
Kabartangerang.com- Korban bencana banjir yang mengungsi di Kawasan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang mengaku masih sulit mendapatkan sumber air bersih pascabanjir untuk keperluan sehari-harinya.
Kawasan Tanjur sendiri merupakan satu diantara beberapa kawasan di Kota Tangerang yang paling parah terdampak banjir kemarin.
Seperti, kawasan Ciledug Indah 1, Ciledug Indah 2, Kelapa Dua, Periuk, dan lainnya walau hampir seluruh titik tersebut diklaim Pemerintahan Kota Tangerang sudah surut.
Namun, beberapa warga Tajur masih ada mengungsi di Kantor Kelurahan Tajur lantaran rumahnya masih tergenangi banjir.
“Sudah pasti makanan dan air bersih itu susah, terutama itu beras. Sampai saat ini agak susah masyarakat karena seperti kompor juga enggak ada,” kata Ketua Bhayangkari Gabungan 03 Baharkam Polri Evy Agus Andrianto saat meninjau lokasi banjir di Tajur, Kota Tangerang, Sabtu, 4 Januari 2020.
Untuk itu, jajarannya memberikan bantuan sembako kepada puluhan kepala keluarga di Tajur yang hingga saat ini belum menerima bantuan logistik, seperti beras, makanan ringan, peralatan tidur, hingga bahan-bahan dasar untuk bertahan hidup selama mengungsi. “Sudah ada dari pak Kapolri ada enam truk dan sekarang di Tajur ada dua truk,” ujar Evi.
Sementara itu, Wakil Walikota Tangerang, Fachrudin menerangkan, Pemerintahan Kota Tangerang kini fokus bebenah pascabanjir yang merendam wilayahnya selama dua hari kemarin.
“Kalau seluruh dinas terkait di Kota Tangerang sudah diperintahkan untuk menangani kejadian pascabanjir,” kata Sachrudin seraya menambahkan, seperti membersihkan lumpur di jalanan umum, membantu mengangkat sampah yang tercecer di pinggir jalan, sampai membantu membersihkan rumah warga.
“Membersihkan jalan berlumpur dan beberapa rumah warga dibantu dibersihkan. Walikota juga sudah mengerahkan semua kekuatannya dari kepala dinas dan sebagainya diarahkan untuk melakukan perhatian dalam rangka penanganan pascabanjir,” kata Sachrudin di Kantor Kelurahan Tajur.
Menurut dia, awalnya terdapat 294 titik banjir di Kota Tangerang yang hingga ini sudah berangsur surut dan kering. Pemerintah Kota Tangerang juga fokus mendirikan kembali tanggul-tanggul sungai yang ambruk karena keganasan air.
“Kalau dari awal ada 294 titik rawan banjir dan sekarang banyak berkurang mulai dari surut sampai kering. Kita juga mohon semoga masyarakat diberikan kesabaran menghadapi banjir ini,” ucap Sachrudin.(ydh)
-
Nasional2 minggu agoLima Unit Usaha APP Group Sabet TOP CSR Awards 2026
-
Nasional2 minggu agoHadapi Era Digital, Dandim Manggarai Barat Tingkatkan Pengelolaan Website Resmi Kodim Lebih Aktif dan Informatif
-
Nasional3 minggu agoRaker dengan DPR, Menteri Maman Abdurrahman Paparkan Evaluasi Anggaran dan Kinerja Kementerian UMKM Semester I 2026
-
Kota Tangerang2 minggu agoWTP ke-19 Berturut-turut, Sachrudin: Pelayanan Publik Harus Semakin Berkualitas
-
Nasional3 minggu agoPerluas Akses Pendanaan Pengusaha Menengah, Wamen UMKM Helvi Moraza Luncurkan ACCES 2026
-
Nasional3 minggu agoMenteri Maman Abdurrahman Luncurkan Aplikasi SAPA UMKM
-
Tangerang3 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Dorong Percepatan PJU Jalan Nasional Ruas Ciputat-Pamulang
-
Kabupaten Tangerang1 minggu agoKelas Ibu Hamil Kelurahan Medang Wujudkan Generasi Sehat Sejak Dini



