Entertainment
Penyebar Kabar Restoran Geprek Bensu Pesugihan Minta Maaf, Ini Isinya
Kabartangerang.com, JAKARTA – Pelaku penyebar fitnah restoran milik Ruben Onsu memakai pesugihan akhirnya minta maaf. Setelah dilaporkan ke polisi, seorang pria yang mengaku sebagai admin akun YouTube Hikmah Kehidupan memberi klarifikasi lewat video berjudul ‘Klarifikasi Permintaan Maaf Admin Hikmah Kehidupan kepada Pihak Ruben Onsu, Roy Kiyoshi, & Jordi Onsu’.
“Kepada manajemen Ruben Onsu, Roy Kiyoshi, Robby Purba, dan Daphiene saya memohon maaf atas perbuatan saya yang telah membuat kegaduhan dan merugikan secara materiel ataupun spiritual,” kata pria tersebut, Rabu (13/11).
Pelaku mengakui kesalahannya telah menyebar fitnah yang menuding Ruben Onsu melakukan pesugihan. Menurutnya, hal tersebut terjadi atas ketidaktahuannya.
“Semua perbuatan yang saya lakukan berdasarkan ketidaktahuan sebagai manusia. Saya menyadari sepenuhnya, ini adalah kesalahan saya,” ujarnya.
“Saya sangat menyesal telah melakukan kesalahan berupa menyebutkan nama dengan jelas. Padahal di sumber asli hanya menyebutkan inisial saja, dan tanpa melihat efek yang terjadi setelahnya,” sambung pria tersebut.
Diberitakan sebelumnya, sebuah video beredar di YouTube berisikan tudingan bahwa restoran milik Ruben Onsu melakukan pesugihan. Video tersebut menyertakan momen Roy Kiyoshi atau Robby Purba sedang perihal restoran yang melakukan pesugihan demi melariskan usaha.
Dalam video, Roy Kiyoshi hanya menyebut inisial restoran yang dimaksud yakni R, tanpa menyebutkan nama toko atau pun bisnis. Namun akun YouTube itu malah mencatut nama usaha bisnis milik Ruben Onsu.
Video tersebut membuat Ruben Onsu dan keluarga merasa telah dicemarkan nama baiknya. Bahkan adik Ruben Onsu, Jordi Onsu telah melaporkan akun YouTube bernama Hikmah Kehidupan yang diduga telah mengupload video itu ke Polda Metro Jaya.
Namun Jordi Onsu menegaskan tidak melaporkan Roy Kiyoshi atau Robby Purba. Sebab keduanya dirasa tidak bersalah dalam penyebaran video tersebut. “Aku melaporkan akun digital yang memang membuat berita tidak benar. Bisa dibilang fitnah, pencemaran nama baik,” beber Jordi Onsu. (jpnn/fajar)
-
Tangerang2 bulan agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Kota Tangerang2 bulan agoBeri Wejangan Wisudawan Universitas Yuppentek Indonesia, Sachrudin: Terus Belajar, Adaptif & Ciptakan Peluang
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoBupati Tangerang Maesyal Rasyid: Semangat Kemerdekaan Harus Dihidupkan dari Lingkungan Masyarakat
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoWabup Intan Nurul Hikmah Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong
-
Kota Tangerang2 bulan agoUMKM Award Kota Tangerang 2026, Maryono: Pacu Produk Lokal Menuju Global
-
Tangerang2 bulan agoMelalui Tangerang Selatan Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
-
Kota Tangerang2 bulan agoTuridi Susanto Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersama ISDMI
-
Kota Tangerang2 bulan agoFestival Maulid Nusantara 7 Kota Tangerang Berlangsung Meriah .



