Nasional
Kemenlu dan Yayasan Marianna Bekali Kualitas Diaspora Berstandar Internasional
Kabartangerang.com.COM – Kementerian Luar Negeri mengapresiasi pihak swasta yakni Yayasan Marianna dalam meningkatkan sumber daya manusia diaspora yang unggul dan berstandar internasional.
Hal ini diungkapkan oleh Staf Ahli Bidang Sosial Kemenlu, Dewi Savitri Wahab dalam acara kerjasama Indonesia Diaspora Network dengan University of Western Australia di Hotel Sari Pasific, Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2019).
Dewi Savitri Wahab mengapresiasi program yang dilakukan oleh Yayasan Marianna sejalan dengan pemerintah dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM)
“Banyak temen-temen Diaspora yang melakukan kegiatan seperti ini hanya saja berbeda. Misalnya beberapa teman-teman di Eropa yang melakukan pelatihan di restoran yang ada di luar negeri sudah banyak dilakukan. Dan saat ini dilakukan di Indonesia merupakan sesuatu yang luar biasa,” kata Dewi di Hotel Sari Pasific, Jakarta Pusat, Jumat (27/9/2019).
Menurut dia, kegiatan yang dilakukan oleh Yayasan Marianna dalam keikutsertaannya meningkatkan SDM Indonesia sejalan dengan program Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).
“Kementerian Luar Negeri sifatnya hanya mendukung dan memfasilitasi melalui konsulat jenderal yang ada di luar negeri. Dan ini merupakan kolaborasi antara Diaspora dengan Pemerintah dalam hal ini Kementerian Luar Negeri, ini diharapkan kita bisa mengolaborasidan menjadi contoh bagi Diaspora yang lain,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Marianna, Nahot Parsadaan Napitupulu mengatakan, pihaknya selalu mengutamakan perkembangan SDM khususnya putra putri Indonesia menjadi lebih unggul dan memenuhi standar internasional.
Dalam hal ini, Yayasan Marianna berperan perkembangan pembekalan sumber daya manusia untuk menjadi lebih unggul. Khususnya untuk menciptakan tenaga kerja di bidang kejurusan kesehatan, enjinering dan pendidikan.
“Kita lebih menekankan pada pembekalan Bahasa Inggris kepada masyarakat lokal. Contohnya yang pernah kita lakukan kepada masyarakat di daerah Samosir dan Toba. Mereka kita bekali edukasi bahasa Inggris, sehingga dapat mendatangkan turis yang lebih banyak ke daerah tersebut.” kata Nahot.
Nahot juga mengatakan, pemerintah Indonesia, dan Australia bekerjasama tidak hanya terbatas pada pembekalan materi, namun juga diiringi dengan penguasaan praktek bahasa Inggris serta kerja praktek di Australia.
“Intinya kita patut berbangga, bahwa Diaspora Indonesia memberikan perhatian khusus tentang hal ini. Kita patut apresiasi program pemerintah Indonesia,” ucapnya.[ab]
-
Tangerang2 bulan agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Kota Tangerang2 bulan agoBeri Wejangan Wisudawan Universitas Yuppentek Indonesia, Sachrudin: Terus Belajar, Adaptif & Ciptakan Peluang
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoBupati Tangerang Maesyal Rasyid: Semangat Kemerdekaan Harus Dihidupkan dari Lingkungan Masyarakat
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoWabup Intan Nurul Hikmah Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong
-
Kota Tangerang2 bulan agoUMKM Award Kota Tangerang 2026, Maryono: Pacu Produk Lokal Menuju Global
-
Tangerang2 bulan agoMelalui Tangerang Selatan Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
-
Kota Tangerang2 bulan agoTuridi Susanto Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersama ISDMI
-
Tangerang2 bulan agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangerang Selatan Belajar Content Creator dan Coding di Masjid



