Kota Tangerang
Langkah Lapor Pungli di Kota Tangerang
Pemerintah Kota Tangerang terus berkomitmen mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli). Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan dugaan pungli saat mengakses layanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Mugiya Wardhany mengatakan, partisipasi masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Setiap laporan yang masuk akan diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen memberikan pelayanan publik yang profesional dan bebas dari pungutan liar. Kami mengajak masyarakat untuk berani melapor apabila menemukan dugaan pungli. Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara objektif, sementara identitas pelapor akan dijaga kerahasiaannya,” ujar Mugiya.
Sebelum menyampaikan laporan, masyarakat disarankan menyiapkan informasi pendukung agar proses penanganan dapat dilakukan lebih cepat, antara lain:
• Waktu dan lokasi kejadian.
• Nama instansi atau oknum yang diduga melakukan pungli.
• Kronologi kejadian secara lengkap.
• Bukti pendukung berupa foto, video, rekaman, atau dokumen apabila tersedia.
Laporan dapat disampaikan melalui beberapa kanal resmi Pemerintah Kota Tangerang, yaitu:
• SAKTI (Whistle Blowing System/WBS) yang dapat diakses melalui Tangerang LIVE atau laman https://www.tangerangkota.go.id/wbs. Kanal ini dikhususkan untuk melaporkan dugaan pelanggaran, penyalahgunaan wewenang, korupsi, maupun pungutan liar yang dilakukan aparatur pemerintah. Identitas pelapor dijamin kerahasiaannya.
• LAKSA (Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda) melalui aplikasi Tangerang LIVE, WhatsApp 0811-1500-152, Instagram @lapor_laksa, email layanan@tangerangkota.go.id, serta media sosial resmi Pemerintah Kota Tangerang. Saat melapor, masyarakat diminta menyertakan kronologi, lokasi kejadian, nomor yang dapat dihubungi, dan bukti pendukung agar laporan dapat segera ditindaklanjuti.
Mugiya menegaskan, masyarakat tidak perlu takut menyampaikan laporan selama informasi yang diberikan benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Semakin cepat masyarakat melaporkan dugaan pungli, semakin cepat pula kami dapat melakukan verifikasi dan penanganan. Pengawasan tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat agar pelayanan publik di Kota Tangerang semakin bersih dan berkualitas,” jelasnya.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak memberikan uang atau imbalan di luar ketentuan yang telah ditetapkan. Apabila terdapat biaya dalam suatu layanan, masyarakat berhak meminta informasi mengenai dasar hukum dan tarif resmi yang berlaku.
-
Tangerang2 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
-
Tangerang2 minggu agoPenurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangerang Selatan, Pilar Saga: Generasi Muda Harapan Bangsa
-
Tangerang2 minggu agoTasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Ajak Masyarakat Tangerang Selatan Perkuat Kebersamaan
-
Tangerang2 minggu agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Tangerang2 minggu agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangerang Selatan, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
-
Kota Tangerang1 minggu agoUMKM Award KOta Tangerang 2026, Maryono: Pacu Produk Lokal Menuju Global
-
Tangerang2 minggu agoHUT ke-81 RI, Benyamin: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangerang Selatan
-
Kota Tangerang6 hari agoBeri Wejangan Wisudawan Universitas Yuppentek Indonesia, Sachrudin: Terus Belajar, Adaptif & Ciptakan Peluang



