Tangerang
Polres Tangsel Berhasil Ungkap Peredaran Sabu Senilai 24 Miliar
Sat Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil mengungkap penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan mengamankan dua (2) orang tersangka yaitu MF dan HK.
Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu, S.I.K., M.H. dengan didampingi Kasat Narkoba AKP Retno Jordanus, S.I.K. dalam konferensi pers di Loby Polres Tangsel, Senin (31/10).
“Hari ini Polres Tangsel akan ekspos pengungkapan narkotika jenis sabu oleh Satres Narkoba Polres Tangsel, dengan waktu dan tempat kejadian pada jum’at 21 Oktober 2022 pukul 16.00 WIB di pinggir Jalan HR. Soebrantas, Kel. Sidomulyo Barat, Kec. Tampan, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau,” terang AKBP Sarly Sollu.
“Pengungkapan ini berawal penangkapan terhadap tersangka RW pada hari Senin tanggal 03 Oktober 2022 di daerah Bekasi – Jawa Barat, dengan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 500 gram, tersangka RW mengakui bahwa barang bukti narkotika jenis sabu tersebut didapat dari daerah Dumai – Riau, selanjutnya tim yang dipimpin Kasat Resnarkoba dan Kanit II Resnarkoba berangkat ke Dumai – Riau untuk melakukan upaya pengembangan,” lanjutnya.
Tersangka MF dan HK yang diamankan Sat Res Narkoba Polres Tangsel
Lebih lanjut Kapolres menerangkan bahwa keseluruhan narkotika sabu yang disita dari penguasaan TSK MF dan TSK HK adalah seberat ± 16 Kg, yang akan diedarkan di daerah Sumatera dan Jawa, khususnya Jakarta dan Tangerang Raya dimana jaringan ini merupakan jaringan Malaysia – Dumai – Pekanbaru – Jakarta – Tangerang.
Jika diakumulasikan dalam rupiah barang bukti Narkotika Sabu sebanyak ± 16 Kg senilai dengan 24 Miliar, yang dapat di konsumsi oleh kurang lebih 64.000 orang pemakai narkotika.

Dalam konferensi pers tersebut juga ditunjukkan barang bukti yang diamankan yaitu 16 (enam belas) bungkus teh China bertuliskan “GUANYINWANG” berisi narkotika jenis sabu dengan berat 16 Kg, 2 (dua) buah Tas Ransel, 1 (satu) buah Koper warna Biru, 2 (dua) buah Handphone dan 1 (satu) Unit mobil merk Toyota Innova Warna Hitam Tahun 2017.
Adapun terhadap tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) sub 112 ayat (2) UU NO.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman dipidana paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, dan atau denda Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp. 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah). (red)
-
Tangerang2 bulan agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoBupati Tangerang Tutup Kompetisi Sepak Bola Antar-RT di Rancabuaya
-
Kota Tangerang2 bulan agoBeri Wejangan Wisudawan Universitas Yuppentek Indonesia, Sachrudin: Terus Belajar, Adaptif & Ciptakan Peluang
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoHadiri Maulid Nabi di Jatake, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Ingatkan Pentingnya Tanamkan Keteladanan Rasulullah
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoBupati Tangerang Maesyal Rasyid: Semangat Kemerdekaan Harus Dihidupkan dari Lingkungan Masyarakat
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoWabup Intan Nurul Hikmah Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong
-
Kota Tangerang2 bulan agoUMKM Award Kota Tangerang 2026, Maryono: Pacu Produk Lokal Menuju Global
-
Tangerang2 bulan agoMelalui Tangerang Selatan Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital



