Connect with us

Kabupaten Tangerang

Nekad Beroperasi, Tempat Hiburan Malam Terancam Dipidanakan

Published

on

Kabartangerang.com- Gubernur Banten menggelar Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 di wilayah Provinsi Banten yang dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi Banten serta kepala daerah se- Tangerang Raya.

Untuk menekan dan memutus rantai penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Tangerang Raya, Gubernur Banten, Wahidin Halim mengajak masyarakat untuk berpartisipasi untuk menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19. Sebab, saat ini kasus Covid-19 terus meningkat,” kata Gubernur Banten.

Gubernur Banten juga menyampaikan, saat ini Provinsi Banten masuk dalam wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa-Bali mulai 11 Januari hingga 25 Januari 2021 yakni wilayah Tangerang Raya. Dan, saat ini Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai dilakukan.

“Resepsi pernikahan pun dibatasi jumlahnya dan tidak boleh ada prasmanan. Khusus untuk tempat hiburan malam tidak boleh beroperasi,” tegas Gubernur Banten seraya menambahkan, kalau beroperasi bisa dipidanakan.

Sementara itu, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar menegaskan, bila ada tempat hiburan malam yang beroperasi maka akan dikenakan sanksi.

“Akan kita segel tempat hiburan malam yang buka,” jelasnya.(ydh)

Source

Copyright © 2018 Kabartangerang.com