Kota Tangerang
Manfaat daun Sirsak untuk Penyakit Diabetes
Kabartangerang.com- Bukan hanya buahnya saja, daun sirsak juga sangat bermanfaat. Daun sirsak yang juga dikenal daun graviola ini sangat populer untuk dijadikan sebagai obat alami, salah satunya untuk penyakit diabetes.
Sebuah studi tahun 2008, melaporkan bahwa bagian kulit, akar, dan daun dari buah sirsak memiliki sifat antidiabetes. Selain itu bagian kulit kayunya juga bersifat antihipertensi, vasodilator (dapat melebarkan pembuluh darah), antispasmodik (pelemas otot polos), dan dapat memperlambat detak jantung pada tikus.
Seperti dikutip dari Hellosehat, pada tahun 2017 dilakukan penelitian kembali mengenai manfaat daun sirsak untuk diabetes. Periset mengamati kadar gula darah pada tikus dengan diabetes menggunakan ekstrak graviola.
Hasilnya menunjukkan bahwa pemberian ekstrak akar dan daun sirsak pada tikus dapat menurunkan kadar gula darah dalam jangka panjang. Bagaimana bisa? Ekstrak graviola diketahui mengandung polifenol dan flavonoid yang sifatnya antihiperglikemik yang dapat menghambat enzim alfa-glukosidase di usus.
Terhambatnya enzim tersebut dapat mengurangi laju pemecahan polisakarida (jenis gula yang ada di makanan) menjadi gula yang lebih sederhana. Ini memberi lebih banyak waktu untuk sel beta pankreas untuk memproduksi insulin yang cukup. Proses tersebut ternyata dapat mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh lebih baik.
Walaupun penelitian dapat menunjukkan manfaat daun sirsak untuk diabetes, masih diperlukan penelitian lebih lanjut. Terutama untuk menguji efektivitasnya pada tubuh manusia, bukan hewan.
Untuk mendapatkan manfaat graviola untuk diabetes, Anda bisa mengolahnya dengan berbagai cara, yakni:
- Meminum air rebusan daun sirsak
- Dibuat teh dengan merebus daun sirsak dengan tanaman herbal lainnya dan tambahkan madu
- Minum suplemen graviola yang mudah ditemukan di toko obat
Meski memiliki potensi sebagai obat diabetes, sebelum menambahkan daun sirsak dalam menu harian Anda, konsultasikan lebih dulu pada dokter. Pasalnya, penggunaan suplemen graviola dalam jangka dapat menimbulkan masalah ginjal, hati, atau saraf, seperti penyakit Parkinson. (hs)
-
Tangerang4 minggu agoLibatkan 134 Organisasi Kepemudaan di Pra Musrenbang, Pemkot Tangerang Selatan Dorong Pemuda Jadi Motor Pembangunan
-
Tangerang4 minggu agoPra-Musrenbang Tematik, Tangerang Selatan Matangkan Strategi Penurunan Stunting
-
Tangerang4 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Ajak Warga Sukseskan ORI Campak Serentak, Sasar 109 Ribu Anak
-
Tangerang2 minggu agoEvaluasi BLUD Kesehatan Tangerang Selatan, Pilar Saga Targetkan Faskes Daerah Setara RS Swasta Profesional
-
Tangerang2 minggu agoHPSN 2026, Pilar Saga Sampaikan Pentingnya Pilah Sampah Sejak Sekolah untuk Bentuk Generasi Cerdas
-
Tangerang2 minggu agoGandeng HIMPSI dan IPSI, Pilar Saga Dorong Pendidikan Karakter dan Mental Anak Lewat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Tangerang2 minggu agoPilar Saga Tekankan Satu Visi Tangani Stunting, Target Tangerang Selatan Turun ke 7 Persen di 2026
-
Tangerang2 minggu agoPembangunan Tangerang Selatan 2027, Benyamin: Infrastruktur Diperkuat hingga Layanan Publik Berbasis Digital Dikebut



