Entertainment
Komentari Kerusuhan di Amerika Serikat, Mantan Miss Universe Malaysia Akhirnya Minta Maaf
Kabartangerang.com– Mantan Miss Universe Malaysia Samantha Katie James akhirnya merespons hujatan pada dirinya atas pernyataannya yang kontroversial di Instagram. Samantha membandingkan warna kulit seseorang saat mengomentari kerusuhan di Amerika Serikat atas kematian George Floyd.
Dia menyebut bahwa orang kulit hitam memang memilih untuk dilahirkan dengan kulit yang berwarna. Mantan pemenang kontes berusia 25 tahun itu langsung dikritik dan diejek.
James akhirnya memposting kembali responsnya di Instagram pada Selasa malam (2/6). Dia mengatakan bahwa dia menyesal.
“Saya mendengarkan Anda semua, maaf, saya tahu Anda terluka. Saya tahu ini tidak adil. Saya tidak sepaham dengan Anda untuk memahami hal ini sepenuhnya,” kata James seperti dilansir dari Channel News Asia, Rabu (3/6).
Dia kemudian menjelaskan komentarnya tentang bagaimana orang memilih untuk dilahirkan. Samantha menganalogikan seseorang seperti avatar.
“Sepanjang perjalanan saya, saya telah belajar bahwa kita lebih dari sekedar tubuh ini, seperti avatar, hanya setitik kecil debu di alam semesta yang luas tak terbatas ini, kita cenderung mengabaikannya dari waktu ke waktu,” katanya.
“Dalam proses kami menuju evolusi sebagai manusia, di bumi. Kami memilih tubuh kami, keluarga kami, tempat kelahiran kami, nama kami dan pelajaran kami dari jalan, yang kami ambil, yang dibuat khusus untuk kami,” katanya.
Dihujat Selebriti
James telah menghadapi banyak serangan balasan sejak dia membuat komentar aslinya. Termasuk para selebriti.
Aktor Crazy Rich Asia, Henry Golding ikut berkomentar. Menurut Henry, komentar James membuat semua orang marah.
“Anda tidak tahu apa yang harus dilalui oleh orang kulit hitam setiap hari. Kau berbicara omong kosong soal rasis pada platform ini,” tukas dang aktor.
Perusahaan rias Malaysia, Velvet Vanity juga memutuskan hubungan dengan James. Mereka mengeluarkan pernyataan.
“Sejak awal perjalanan kami, kami berdedikasi untuk melayani semua orang tanpa memandang warna kulit. Sehingga jika kami mendukung kesalahannya akan bertentangan dengan nama label kami,” jelas label tersebut
Mereka mengklarifikasi bahwa mereka tidak lagi berafiliasi dengan James. “Sebagai label, kami mendukung #blacklivesmatter dan kami tidak akan pernah mengaitkan diri dengan perilaku rasis dengan cara apa pun,” tambahnya. (jpc)
-
Kabupaten Tangerang2 minggu agoIntan Nurul Hikmah Hadiri Festival Berbagi Bahagia Bersama 200 Anak Yatim di Kecamatan Curug
-
Kabupaten Tangerang2 minggu agoKicau Mania Kapolres Cup 2026 Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
-
Tangerang4 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
-
Kabupaten Tangerang2 minggu agoBupati Tangerang Instruksikan Penguatan Program Prioritas dan Skrining Serentak
-
Tangerang3 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangerang Selatan dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
-
Nasional4 minggu agoKemenag Dorong PSGA Jadi Pusat Rujukan Nasional Gender dan Anak, Garda Terdepan Kampus Tanpa Kekerasan
-
Kabupaten Tangerang2 minggu agoBupati Tangerang Maesyal Rasyid Minta OPD Perkuat Pembinaan Koperasi dan UMKM
-
Kota Tangerang2 minggu agoFestival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Pariwisata Kota Tangerang



