Jabodetabek
Jelang Libur Sekolah, SPPG Parung Serab Edukasi Siswa Terapkan Pola Makan Sehat
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Parung Serab menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi kesehatan bagi siswa kelas 1 hingga 6 di Kompleks SDN Paninggilan 01, 02, dan 06, Kota Tangerang. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini, khususnya dalam menjaga pola makan bergizi dan tetap aktif selama masa liburan sekolah.
Dalam sosialisasi tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang, terutama buah dan sayur, serta dianjurkan untuk tetap melakukan aktivitas fisik atau olahraga minimal 30 menit setiap hari di rumah. Edukasi disampaikan secara interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami dan diterapkan oleh para siswa.
Kepala SPPG Parung Serab, Rayhan Imam, menjelaskan bahwa metode edukasi dilakukan dengan melibatkan langsung siswa agar pesan kesehatan dapat diterima dengan baik.
“Kami menyampaikan edukasi dengan cara santai dan bahagia. Salah satunya dengan membagikan berbagai jenis buah kepada siswa yang berani berbicara di depan. Ini menjadi pengenalan variasi buah sekaligus penguatan pesan agar anak-anak tetap menjaga asupan makanan sehat dan bergizi selama liburan di rumah,” ujar Rayhan.
Selain edukasi, SPPG Parung Serab melakukan terobosan dengan tetap memberikan dukungan gizi selama masa libur sekolah. Dukungan ini diberikan dalam bentuk paket makanan kering bergizi yang dibagikan sebelum masa liburan dimulai.
Meski demikian, peran orang tua tetap menjadi faktor utama dalam memastikan kualitas gizi anak di rumah.
“Kami memberikan dukungan tambahan melalui makanan bergizi gratis selama liburan. Namun, keterlibatan orang tua tetap sangat penting karena makanan yang diolah di rumah sangat menentukan kesehatan dan tumbuh kembang anak,” tegas Rayhan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, SPPG Parung Serab juga mendorong siswa untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada orang tua di rumah, agar selama liburan anak-anak tetap mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. “Dengan adanya edukasi ini, diharapkan para siswa tetap menjaga pola makan sehat dan aktif bergerak selama liburan sekolah, sehingga kesehatan serta tumbuh kembang anak tetap optimal meski berada di luar lingkungan sekolah,” katanya.
Program edukasi dan pelayanan gizi yang dilakukan SPPG Parung Serab mendapat dukungan positif dari pihak sekolah. Kepala SDN Paninggilan 06, Hasidin Rukmana, M.Pd, menyampaikan bahwa respon siswa dan orang tua terhadap pelayanan SPPG Parung Serab selama ini sangat baik. “Menu makanan yang diberikan bervariasi dan menarik sehingga anak-anak antusias. Penyesuaian makanan kering menjelang hari libur juga sudah sesuai dengan kebutuhan gizi anak,” kata Hasidin.
Sementara itu, Kepala SDN Paninggilan 02, Pudji Rahaju, M.Pd, menilai program SPPG Parung Serab terus mengalami perbaikan seiring dengan adanya koordinasi antara sekolah dan pelaksana di lapangan.
“Pada awalnya memang ada beberapa masukan, namun setelah dilakukan koordinasi, pelayanan menjadi lebih baik. Penyesuaian menu makanan kering juga sangat membantu ketika terjadi perubahan jam belajar atau mendekati hari libur,” ujarnya.
Ia berharap ke depan program pemenuhan gizi ini terus ditingkatkan, terutama dalam hal variasi menu, kebersihan wadah makanan, serta penyesuaian menu dengan kebutuhan siswa.
Kepala SDN Paninggilan 01, Suwartini, S.Pd., mengatakan sebelumnya pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada orang tua dan siswa mengenai menu atau jenis makanan.
“Pihak sekolah telah melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai menu atau jenis makanan kepada siswa dan orang tua. Kegiatan ini dilakukan melalui pertemuan orang tua/wali, penyampaian informasi oleh wali kelas, serta media komunikasi sekolah seperti grup WhatsApp dan edaran tertulis. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya makanan sehat, bergizi seimbang, dan aman bagi tumbuh kembang anak,” kata Suwartini.
Suwartini menambahkan Sosialisasi yang dilakukan SPPG Parung Serab sangat bermanfaat bagi pihak sekolah. “Setelah sosialisasi yang dilaksanakan hari ini, pihak sekolah semakin memahami jenis makanan bergizi yang dibagikan kepada penerima manfaat, termasuk kandungan gizi, variasi menu, serta tujuan pemberian makanan tersebut bagi kesehatan dan tumbuh kembang siswa. Sosialisasi ini sangat membantu dalam menyamakan persepsi antara sekolah dan penyelenggara program.
Suwartini juga berharap berharap Program Makan Bergizi terus berlanjut. “Adapun harapan pihak sekolah terhadap Program Makan Bergizi (MBG) ke depannya adalah agar program ini dapat terus berkelanjutan, kualitas dan variasi menu semakin ditingkatkan, serta distribusi makanan tetap tepat waktu dan sesuai dengan kondisi kegiatan belajar siswa. Sekolah juga berharap adanya komunikasi dan koordinasi yang berkesinambungan antara SPPG dan pihak sekolah, sehingga program MBG dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik,” kata Suwartini.



