Entertainment
Baru Nyanyi 3 Lagu, Konser Base Jam Dibubarkan Paksa

Kabartangerang.com, JAKARTA – Grup musik Base Jam memberi klarifikasi terkait pembubaran konser mereka di Aceh oleh sekelompok orang dari organisasi masyarakat, Minggu (7/7) lalu. Mereka pun meminta maaf pada fan yang tidak bisa menyaksikan konser tersebut secara utuh.
“Kami dari Base Jam ingin menanggapi tentang kejadian konser Base Jam di Aceh Culinary Festival. Kami ingin meminta maaf buat semua pihak yang terkait yang langsung atau tidak langsung atas ketidaknyamannnya,” kata Sigit Whardana sebagai vokalis dalam video yang diunggah akun Instagram resmi @basejamofficial.
“Yang pasti kami juga minta maaf kepada Base Jam friend di Aceh yang sudah mendukung, menanti kami selama 25 tahun ini sampai akhirnya kami bisa datang ke Aceh,” sambungnya.
Base Jam menyayangkan adanya kejadian pembubaran konser mereka di Aceh. Sehingga pemilih hit Bukan Pujangga itu hanya bisa membawakan tiga dari sepuluh lagu yang disiapkan.
“Kami sangat menyesal dan menyayangkan situasi yang terjadi semalam. Terutama dari rencana setlist kami menyanyikan 10 lagu dan kami hanya bisa menyanyikan 3 lagu tadi malam,” ujar personel Base Jam lainnya.
Meski demikian, Base Jam tetap berterimakasih kepada pihak yang telah mengundang mereka ke Aceh. Base Jam berharap bisa kembali tampil di sana untuk mengobati kerinduan fan.
Raisa Blak-blakan Terkait Foto dalam Ponselnya
Membahayakan, Deramaga Kassi Kebo Rusak Parah
Kasus SKL BLBI, MA Vonis Bebas Syafruddin Arsyad
“Kami ingin berterima kasih kepada Pemprov Aceh dan penyelenggara yang sudah mempercayakan kami untuk mengisi acara di Aceh Culinary Fersitval. Dan juga khusus kepada kepolisian yang telah memberikan dukungan dan pengamanan yang sangat baik selama kami ada di sini. Dan kami sangat aman. Kami berharap bisa kembali ke Aceh di waktu mendatang dengan kondisi dan situasi yang lebih kondusif dan menyenangkan,” tutup pihak Base Jam.
Seperti diketahui, konser Base Jam dalam malam penutupan Aceh Culinary Festival (ACF) 2019 di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh pada Minggu (7/7) malam dibubarkan sekelompok orang. Grup yang dimotori Sigit Whardana itu harus menyetop penampilan pada lagu ketiga.
View this post on InstagramVideo tanggapan kejadian semalam di Aceh Culinary Festival #aceh #bandaaceh #musikindonesia #musisiindonesia #basejam #acehculinaryfestival2019
Pembubaran konser Base Jam diduga karena protes terhadap desain poster konser yang memajang gambar Masjid Raya Baiturrahman di bawah foto personel grup band. Salah satu ormas di sana melakukan protes agar konser Base Jam dihentikan saat acara.
Terkait kejadian itu, pihak kepolisian sudah menangkap satu orang yang diduga pelaku pemukulan saat pembubaran konser Base Jam. Tersangka berinisial MZ (30) diduga melakukan pemukulan terhadap anggota polisi yang melakukan pengamanan. Sejauh ini, polisi masih mencari provokator dalam pembubaran konser Base Jam. (jpnn)
.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}
-
Kota Tangerang5 hari ago
Raperda Perubahan APBD Disetujui DPRD, Sachrudin: Bukti Komitmen Bersama Bangun Kota Tangerang
-
Nasional7 hari ago
Gerardus Budisatrio Djiwandono Keponakan Prabowo Resmi Ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna Periode 2025โ2030
-
Tangerang5 hari ago
Perbaikan Jalan Magnolia Serpong Utara Rampung, DSDABMBK Tangerang Selatan Ganti Paving Block Jadi Beton
-
Tangerang5 hari ago
Semarakkan HUT ke-80 RI, Paramount Land Gading Serpong Gelar Festival Kemerdekaan
-
Kota Tangerang5 hari ago
BLK Kota Tangerang Sukses Cetak Belasan Programmer Muda Berkualitas
-
Kota Tangerang5 hari ago
Piala Soeratin U17, Persikota Tangerang Menang 5-1 Melawan Raga Negeri
-
Kota Tangerang5 hari ago
Aplikasi Tangerang LIVE Tembus 1,3 Juta Pengunduh
-
Tangerang6 hari ago
Pemkot Tangsel Klarifikasi Akses Jalan Kandang Sapi Lor: Bukan Aset Pemerintah, Tapi Pengembang