Kota Tangerang
Awas DBD Menyerang di Musim Hujan!
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) meminta masyarakat mewaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal ini menyusul datangnya musim penghujan. Di musim hujan seperti saat ini, diketahui banyak tempat yang menjadi potensi perkembangan nyamuk. Kondisi ini harus diwaspadai dengan tetap menjaga kesehatan serta kebersihan.
Kepala Dinas Kesehatan, dr Dini Anggraeni mengungkapkan sampai saat ini ada peningkatan kasus ada sedikit tetapi bukan suatu lonjakan yang signifikan. Namun, kata dr Dini kewaspadaan itu menjadi perhatian pihaknya, lantaran adanya mobilitas orang cukup besar di libur Natal dan Tahun Baru ini, yang ke kampung halaman.
“Ini mempunyai risiko, atau juga ada orang yang mobilitas liburan didaerah-daerah yang menjadi endemi malaria. Penyakit ini sama-sama ditularkan melalui nyamuk. ini perlu diperhatikan khusus, diwaspadai dan dijaga bersama-sama. Dengan kondisi cuaca saat ini, masyarakat harus lebih peduli terhadap kesehatan dan kekebalan tubuh. Segera periksakan diri, jika terjadi demam tinggi yang naik turun. Segera tes di layanan kesehatan terdekat,” imbau dr Dini, Senin (2/1/22).
Ia pun membagikan tips pencegahan DBD yang bisa dilakukan masyarakat Kota Tangerang. Diantaranya, memasang kasa ataupun jaring anti nyamuk di ventilasi, baik pada ventilasi pintu ataupun jendela rumah, agar nyamuk dari luar tidak masuk ke rumah. Kedua, memasang kelambu untuk mencegah nyamuk menyelinap masuk pada senja hari, yaitu ketika nyamuk mulai keluar.
“Ketiga, lindungi diri dengan lotion ataupun krim anti nyamuk, kalau bisa bawa kemana pun pergi. Keempat, rajin menguras bak mandi atau ember penampungan air seminggu sekali, karena dapat menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk, karena nyamuk aedes aegypti bisa bertelur di bak. Kelima, bersihkan seluruh wadah yang menampung air untuk memutus siklus nyamuk seperti dispenser, pot bunga air dan lainnya,” jelas dr Dini.
Lanjutnya, keenam jangan menumpuk atau menggantung baju terlalu lama, hal tersebut memicu nyamuk sering hinggap karena nyamuk suka aroma tubuh manusia. Ketujuh, menanam tanaman anti nyamuk, seperti lavender, papermint, tapak dara hingga serai wangi.
“Pastikan kalian menjaga daya tahan tubuh, supaya tidak mudah sakit, termasuk tidak mudah terkena DBD. Makan teratur dan konsumsi vitamin mineral, misalkan dari sayur-sayuran, buah-buahan ataupun dari suplemen makanan. Selain itu, olahraga teratur misalkan 30 menit sehari, bisa jogging, bersepeda dan juga pastikan istirahat ataupun tidurnya cukup,” imbaunya.
-
Bisnis2 minggu agoTop 3 Reksadana Saham dengan Imbal Hasil Paling Sepadan dengan Risiko
-
Tangerang3 minggu agoPekan Dekranasda Tangerang Selatan 2026 Sukses Digelar
-
Nasional3 minggu agoPerkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional, Kementerian UMKM Sambut Baik Terbentuknya PEWIRA
-
Nasional3 minggu agoMenteri UMKM Maman Abdurrahman dan Kepala BPOM Teken MoU, Luncurkan Program SAPA SEMESTA UMK Pangan Olahan
-
Tangerang3 minggu agoNGORBIT Bersama Diskominfo Tangerang Selatan, Inspektorat Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Berintegritas
-
Nasional3 minggu agoGerakan Nasional Atasi Kemiskinan Digaungkan di HUT ke-59 DNIKS, Gubernur Banten Siap Kolaborasi
-
Tangerang3 minggu agoBenyamin Apresiasi Kafilah Tangerang Selatan Peraih Prestasi di MTQ Banten 2026
-
Tangerang2 minggu agoDiskominfo Tangerang Selatan Bersama Karang Taruna Bambu Apus Hadirkan Pelatihan Literasi dan Konten Digital



