Kabupaten Tangerang
UKPBJ Kabupaten Tangerang Umumkan Capaian Tender Tahun 2020
Kabartangerang.com- Bagian Pengadaan Barang Jasa pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang mengumkan capaian tender kegiatan program pada seluruh Organisai Perangkat Daerah pada tahun 2020 di Kabupaten Tangerang.
Iskandar Ishak selaku Kepala Bagian Pengadaan Barang Jasa Setda Kabupaten Tangerang mengungkapkan, pihaknya pada tahun 2020 telah menyelesaikan jumlah tender sebanyak 253 kegiatan dengan jumlah tender batal sebanyak 7 kegiatan, jumlah tender gagal sebanyak 1 kegiatan dengan nilai kontrak senilai Rp278.734.419.882 (Dua Ratus Tujuh Puluh Delapan Miliar Tujuh Ratus Tiga Puluh Empat Juta Empat Ratus Sembilan Belas Ribu Delapan Ratus Delapan Puluh Dua Rupiah), dengan total Pagu Anggaran pada tahun 2020 sebanyak Rp303.575.690.221 (Tiga Ratus Tiga Miliar Lima Ratus Tujuh Puluh Lima Juta Enam Ratus Sembilan Puluh Ribu Dua Ratus Dua Puluh Satu Rupiah), dengan nilai harga perkiraan sendiri atau HPS Rp286.829.503.162 (Dua Ratus Delapan Puluh Enam Miliar Delapan Ratus Dua Puluh Sembilan Juta Lima Ratus Tiga Ribu Seratus Enam Puluh Dua Rupiah).
“Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyelesaikan sebanyak 253 kegiatan pada tahun 2020 dan ada beberapa tender yang gagal karena tidak adanya penawaran atau tidak ada yang lulus evaluasi, dan ada tender yang batal di karena kan terkena rasionalisasi anggaran akibat pandemi COVID-19,” ungkapnya, Senin (7/12/2020).
Menurutnya di tahun 2020 ini mengalami penurunan jumlah tender yang ditenderkan, sedangkan pada tahun 2019 sendiri total tender yang dilakukan sebanyak 390 paket kegiatan karena pada tahun 2020 ini sedang dilanda pandemi COVID-19 sehingga itu sangat mempengaruhi terhadap tender kegiatan yang ada di Kabupaten Tangerang.
Hal senada dikatakan oleh Deki Kusumayadi selaku Kepala Sub Bagian Pengelolaan Barang Jasa pada Setda Kabupaten Tangerang, menurutnya Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) telah mengumumkan tender dan Penunjukan Langsung kegiatan sebanyak 270 paket kegiatan dengan sumber dana dari APBD Tahun Anggaran 2020.
“Paket kegiatan yang diumumkan tersebut antara lain paling banyak pengadaan konstruksi jalan dan bangunan. Paket-paket pengadaan barang/jasa yang ditender tersebut tersebar diberbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kab. Tangerang,” terang Deki.
Rincian paket pengadaan barang/jasa pada masing-masing OPD yaitu, Sekretariat DPRD 1 Paket, Sekretariat Daerah 17 paket tender, Dinas Tenaga Kerja 1 paket tender, Dinas Tata Ruang Bangunan 142 paket tender, Dinas Perumahan Pemukiman, dan Pemakaman 1 paket tender.
Selanjutnya, Dinas Pertanian dan ketahanan pangan total 4 paket tender, Dinas Perhubungan 3 paket tender, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah 1 paket tender, Dinas Lingkungan Hidup dan kebersihan total 4 paket tender, 4 penunjukan langsung.
Paket lainnya juga tersebar di Dinas Kesehatan melingkupi 3 RSUD daerah total 27 paket tender, Dinas kependudukan dan Catatan Sipil 3 paket tender. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air total 60 paket tender, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 1 paket tender, Badan Penanggulangan Bencana Daerah 1 paket tender. (adv)
-
Tangerang2 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
-
Tangerang2 minggu agoKemarau Panjang, Pilar Saga: Pemkot Tangerang Selatan Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Tangerang1 minggu agoTasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Ajak Masyarakat Tangerang Selatan Perkuat Kebersamaan
-
Tangerang2 minggu agoPenurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangerang Selatan, Pilar Saga: Generasi Muda Harapan Bangsa
-
Tangerang2 minggu agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Tangerang2 minggu agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangerang Selatan, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
-
Tangerang1 minggu agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangerang Selatan Belajar Content Creator dan Coding di Masjid
-
Tangerang1 minggu agoMelalui Tangerang Selatan Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital



