Kota Tangerang
Tak Punya Gawai, Anak Pengepul Limbah Plastik Kesulitan Belajar Online
Kabartangerang.com– Ditengah pandemi virus corona atau covid-19 mengharuskan sekolah menerapkan kegiatan belajar mengajar dengan sistem online atau daring.
Namun, dengan adanya kebijakan tersebut, tak semua mampu dipenuhi para orangtua atau wali murid untuk memiliki gawai (handphone) untuk anaknya belajar.
Hal seperti ini dirasakan oleh Nurisma yang merupakan siswi di SMP Negeri 22 Kota Tangerang.
Nurisma mengatakan, jika dirinya tidak memiliki handphone karena keterbatasan ekonomi sang orang tua yang hanya bekerja sebagai pencari plastik bekas di kawasan Neglasari.
“Gimana ya, saya ngikutin keadaan orangtua, dan memang tidak mampu untuk membeli handphone,” kata Nurisma yang tinggal di RT 3/4, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.
Nurisma menambahkan, untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar secara online di sekolah, dirinya meminjam handphone tetangga.
“Saya pinjam handphone tetangga untuk mengerjakan tugas, tapi pernah ketinggalan pelajaran karena paket datanya habis,” imbuhnya.
Ida, orangtua Nurisma menerangkan, dalam sehari dirinya hanya memperoleh penghasilan Rp20 ribu sampai Rp25 ribu dalam sehari. Dan, ini hanya mampu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Penghasilan saya tidak mampu untuk membeli handphone. Dan, saya hanya bisa berterimakasih kepada tetangga yang mau meminjamkan handphone kepada anak saya untuk kegiatan belajar mengajar,” ungkap Ida seraya menambahkan, walau keadaan seperti ini, dirinya bangga karena sang buah hati memiliki semangat yang gigih untuk belajar.
Sementara itu, tetangga yang meminjamkan handphone, Dahlia merasa senang karena bisa membantu tetangga (Nurisma) untuk kegiatan belajar mengajar.
“Nurisma itu teman dari anak saya, jadi kita disini saling bantu mulai dari handphone sampai pulsa,” jelas Dahlia seraya menambahkan, Pemerintah Kota Tangerang seharusnya bisa mengatasi hal seperi ini.
“Bantulah warganya yang tidak mampu, jangan sampai bantuan salah sasaran,” jelasnya.(ydh)
-
Nasional4 minggu agoMenteri Maman Abdurrahman: Toko Mama Khas Banjar Jadi Pelajaran Pentingnya Kolaborasi Kebijakan UMKM
-
Nasional4 minggu agoLamiPak Dorong Penggunaan Kemasan Aseptik untuk Perkuat Industri Minuman Nasional
-
Nasional4 minggu agoToko Mama Khas Banjar Jadi Model Penguatan UMKM Berbasis Kolaborasi
-
Jabodetabek4 minggu agoPT Nusantara Infrastructure Tbk Gelar “She Drives Change”: Cara Edukasi Berkendara Aman, Nyaman dan Ramah Lingkungan
-
Tangerang4 minggu agoWali Kota Benyamin Lepas 393 Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Tangerang Selatan
-
Nasional4 minggu agoLamiPak Tawarkan Kemasan Aseptik sebagai Solusi Alternatif bagi Industri Minuman Nasional
-
Tangerang3 minggu agoPeringatan Hari OTDA ke-XXX Tahun 2026, Tangerang Selatan Raih Peringkat 3 Nasional Kota Berkinerja Tinggi dari Kemendagri
-
Tangerang3 minggu agoDiskominfo-BPS Tangerang Selatan Dorong Data Akurat Melalui Program Kelurahan Cinta Statistik



