Entertainment
Ungkap Rindu ke Ahmad Dhani, Mulan Tampak Bercadar
Kabartangerang.com — Rasa rindunya kepada suaminya Ahmad Dhani, kembali diungkap Mulan Jameela melalui akun media sosialnya.
Anggota DPR Komisi VII itu seolah tak sabar menunggu suaminya pulang ke rumah pasca ditahan terkait kasus ujaran kebencian di Rutan Cipinang, Jakarta.
Kali ini, Mulan mengunggah foto dengan hijab menutup sebagian wajah seperti cadar.
“Hallooo sayang @ahmaddhaniofficial,” tulisnya, Jumat (8/11/2019).
Ibu empat anak itu kemudian menjelaskan alasan dirinya menutup setengah wajahnya.
“Btw, foto atas itu aku nutup hidungku pakai kerudung karena ada yang ngerokok dalam ruangan, sampai bikin aku pusing kepala dan pengen muntah,” ungkap Mulan.
“Sementara aku enggak berani minta orang itu untuk matiin rokok. Lagi pusing gitu, iseng difotoin sodaraku haha,” lanjutnya.
Hingga saat ini, belum diketahui pasti kapan mantan suami Maia Estianty itu bakal bebas.
Sementara, tim kuasa hukum Ahmad Dhani, Hendarsam Marantoko sempat mengungkapkan pihaknya mengajukan permohonan cuti bersyarat.
Jika itu tak dikabulkan, Ahmad Dhani diprediksi akan keluar rutan pada 28 Desember 2019. (JPNN)
-
Tangerang1 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
-
Tangerang1 minggu agoTasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Ajak Masyarakat Tangerang Selatan Perkuat Kebersamaan
-
Tangerang1 minggu agoPenurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangerang Selatan, Pilar Saga: Generasi Muda Harapan Bangsa
-
Tangerang2 minggu agoKemarau Panjang, Pilar Saga: Pemkot Tangerang Selatan Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Tangerang1 minggu agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangerang Selatan, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
-
Tangerang1 minggu agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Tangerang1 minggu agoHUT ke-81 RI, Benyamin: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangerang Selatan
-
Tangerang2 minggu agoDiskominfo Tangerang Selatan Perluas Literasi Digital: Sasar Santri, Pemuda hingga Masyarakat Kewilayahan



