Kota Tangerang
DLH Kota Tangerang Cek Air Baku Kali Paninggilan
Kabartangerang.com- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang melakukan pengecekan terhadap air di Kali Paninggilan, Ciledug, Kota Tangerang yang mengeluarkan busa dikarenakan musim kemarau dan masyarakat yang membuang limbah sampah dan domestik.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Dedi Suhada, Rabu, 21 Agustus 2019.
“Kami telah menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan, dan hasilnya power of hidrogen (ph) dari kader air tersebut sebesar 7. Dan, untuk parameter pH masih memenuhi baku mutu, untuk mengetahui lebih lanjut harus dilakukan pengujian laboratorium terakreditasi,” katanya.
Dedi menambahkan, sumber pencemarnya berasal dari kegiatan domestik atau kegiatan permukiman seperti air limbah kegiatan mandi cuci kakus (MCK) penduduk.
Camat Ciledug, Syarifudin mengimbau, warga disekitar bantaran Kali Paninggilan agar bisa menjaga kebersihan lingkungannya lebih baik lagi.
“Karena kali itu adalah sumber kehidupan kita, khususnya di wilayah sekitaran Ciledug ini. Jangan jadikan kali itu tempat pembuangan sampah yang merusak lingkungan, kalau air tercemar pasti ada penyakit,” tandas Syarifudin.(ydh)
-
Tangerang4 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Gelar Bazar Ramadan 1447 H Serentak di 7 Kecamatan pada 5 Maret 2026
-
Tangerang4 minggu agoPameran Seni Rupa Nomad & Nowhere Art Exhibition Digelar hingga 27 Februari 2026
-
Tangerang4 minggu agoSafari Ramadan 1447 H, Benyamin Salurkan Total Bantuan Rp405 Juta untuk Imam, Marbot hingga Guru Ngaji
-
Tangerang3 minggu agoRamadan, Pilar Saga: Pelayanan Publik Tak Boleh Kendor
-
Nasional4 minggu agoSelama Ramadan, AQUVIVA Hadirkan Sejuknya Air Mineral ke 321 Masjid di Indonesia
-
Tangerang4 minggu agoSafari Ramadan Jadi Momentum Kebersamaan, Pilar Saga Ajak Warga Tangerang Selatan Dukung Program Pembangunan
-
Tangerang3 minggu agoIKPP Tangerang Salurkan Bantuan CSR ke Dua Yayasan Yatim di Tangerang Raya
-
Tangerang3 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Gelar Bazar Ramadan 1447 Hijriah Serentak di 7 Kecamatan pada 5 Maret 2026



