PUSKESMAS Pagedangan di wilayah kerjanya Kecamatan Pagedangan memanfaatkan tenaga MKIA (Motivator Kesehatan Ibu dan Anak) untuk membantu menjaga kesehatan para ibu hamil.
Pelibatan MKIA dilaksanakan puskesmas terkait pelayanan kesehatan di luar gedung. Peran MKIA diharapkan dapat memotivasi masyarakat sekitar untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam membantu ibu hamil ketika akan melahirkan.
Kepala Puskesmas Pagedangan, dr Riris Tarihoran M.Kes, kemarin, mengutarakan kegiatan untuk mewujudkan para ibu hamil sehat dan bahagia sebagai salah-satu upaya pencegahan dan percepatan penurunan angka Stunting.
“Kami juga berharap dalam pencapaiannya adanya jalinan kerja-sama yang baik dari leading-sector terkait,” katanya.
Keterangan didapat MKIA adalah relawan yang bertugas mendampingi ibu hamil dalam menjaga kehamilan dan mempersiapkan persalinannya, termasuk perencanaan pembiayaan persalinan.
Selain pendampingan, MKIA juga melakukan sosialisasi tentang tanggung jawab suami-istri, memelihara kandungan, mengetahui resiko kehamilan, memastikan setiap persalinan dilakukan di fasilitas kesehatan dan tidak ada lagi persalinan di dukun, dll.
Puskesmas Pagedangan dalam memeriahkan Hari Ibu di akhir tahun 2022 menggelar Gerakan Ibu Hamil Sehat selama sepekan. Kegiatan dilakukan di puskesmas dan di luar puskesmas.
Dalam kegiatan di puskesmas, para ibu hamil yang terlibat acara mendapatkan Pemeriksaan Kesehatan Kehamilan, Pemeriksaan ANC, Pemeriksaan USG, dan Pemeriksaan Laboratorium.
Sementara layanan luar puskesmas, di antaranya di posyandu-posyandu, para ibu hamil diajak mengikuti Kelas Ibu Hamil, Pemeriksaan Kehamilan dan kegiatan lainnya yang melibatkan MKIA.
Pada intinya, urai Kepala puskesmas Pagedangan, dalam kegiatan ini diserukan agar para ibu hamil mau memeriksakan kehamilannya minimal 6 kali, lalu rutin meminum Tablet Tambah Darah, makan makanan bergizi sesuai rekomondasi, dan memantauan peningkatan berat badan.
Sisi lainnya, para ibu hamil agar rajin mengikuti kelas ibu hamil, dan melakukan persalinan di fasyankes, ucap dr Riris Tarihoran M.Kes.