Entertainment
Perjuangan Mantan Puteri Pariwisata Sembuh dari Corona, Chika: Virus ini Tak Kenal Usia

Kabartangerang.com,MAKASSAR– Salah seorang model sekaligus mantan Puteri Pariwisata Indonesia 2008, Albertina Fransisca Mailoa menyatakan dirinya terkena Covid-19.
Gejala tersebut ia rasakan sejak 17 Maret lalu. Demam tinggi, pusing disertai batuk kering dan kadang berdahak selama empat hari membuatnya tersiksa. Hingga akhirnya ia menyadari bahwa gejala tersebut ternyata adalah gejala-gejala Covid-19.
Kepada Fajar.co.id, perempuan yang akrab disapa Chika ini mengatakan sebelum ia merasakan gejala tersebut, dua hari sebelumnya ia masih sempat jalan-jalan di pulau Pannambungan. Pulang dari sana, ia merasakan ada diare, demam tinggi dan tak bisa rasa makanan.
Bahkan kata dia, setelah selesai demamnya berhenti, tiga hingga empat hari ia merasakan pusing dan mata bengkak serta badan pegal yang sakit banget. Hari demi hari keadaannya semakin parah. Walau sudah minum vitamin untuk meningkatkan stamina tubuh, gejala justru semakin memburuk.
“Jadi saya coba telepon rekan yang seorang dokter, ia mengarahkan saya untuk memeriksakan diri dan foto thorax dia bilang ini sudah gejala Covid-19,”ucapnya.
Hingga akhirnya, ia memeriksakan diri ke rumah sakit Stella Maris untuk melakukan foto thorax pada 25 Maret. Ia dinyatakan Positif Covid-19 bersama sang ibu.

Sehingga beberapa perawatan dilakukannya, hingga kondisi Chika sebenarnya sudah membaik dan dinyatakan negatif. Akan tetapi, 30 Maret 2020, karena kesibukan mengurus ibunya yang juga dinyatakan covid, hingga Chika harus bolak balik membawa orang tuanya memeriksakan diri untuk swab test.
Kala itu kembali Chika merasakan tubuhnya merasa aneh, ia kembali merasakan batuk dan diare tak tertahankan. Hingga ia kembali harus memeriksakan swab test kedua bersama ibu. Hasil kembali menyatakan bahwa Chika positif Covid-19. Tetapi ibunya sudah negatif.
“Jadi saya kembali kena covid yang kedua kalinya, namun tak separah yang pertama,”tuturnya.
Chika mengungkapkan bahwa ia tertular Covid-19 dari ibunya, sementara sang ibu terjangkit virus ini dari jemaat satu gereja yang baru pulang dari Palu, Sulawesi Tengah. Belakangan diketahui bahwa jemaat tersebut meninggal dunia karena COVID-19.
“Karena sistem imun tubuh kami yang menurun, maka kami pun memutuskan untuk rawat inap di rumah sakit Stella Maris,”tuturnya.
Perempuan yang telah meraih juara 3 Miss Tourism International 2008 ini, mengatakan ia sempat beberapa kali menangis. Bukan karena kesakitan, tetapi sedih karena ayah dan ibunya yang punya penyakit bawaan juga dinyatakan covid.
Saat Dokter memeriksaan, Chika dan ibunya dinyatakan pneumonia (paru-paru basah) dan langsung menjalani perawatan. Sehari setelah menjalani rawat inap, Chika juga meminta sang ayahnya menjalani swab test kedua, namun hasilnya, ayahnya dinyatakan negatif.
“Padahal Ayah saya menderita diabetes, hipertensi, dan pernah stroke, kondisi kesehatan yang bisa saja memperburuk kesehatan bila terjangkit Covid-19,โ ungkapnya.
Selama di rumah sakit, pemilik sekolah modeling Runway by Chika Mailoa dan kedua orang tuanya ini dirawat di gedung khusus. Mereka bertiga ditempatkan di dalam ruangan yang sama.
“Jadi saat ini saya dan mama saya kena, tapi setelah melakukan serangkaian pengobatan dan isolasi maka kami dinyatakan negatif,”tuturnya.
Namun kini mama sembuh dan sudah dinyatakan negatif. Ayahnya justru yang memiliki penyakit bawaan hasilnya negatif dan tak terkena covis. Tinggal Chika yang harus berjuang melawan virus yang telah memakan banyak korban tersebut.
” Saya mau bilang kalau Covid tak mengenal umur, buktinya usia saya lebih muda dari ibu saya, tetapi ibu saya sembuh karena imunnya lebih kuat dan ini juga mukjizat Tuhan karena Ayah saya dinyatakan negatif dan dia tak terkena padahal dua orang yang rawat adalah orang positif covid,”tuturnya.
Kini Chika bersama orangtuanya sudah ada di rumah dan masih karantina mandiri. Ada obat anti virus yang harus ia konsumsi, dokter pun terus mengontrol perkembangannya.
” Hari kamis saya mau tes swap untuk ke empat kalinya, semoga hasilnya sudah negatif,”ucap model
Ia mengaku bahagia pasalnya support dari tenaga medis yang merawatnya betul-betul, membuatnya kuat. Apalagi orang-orang terdekatnya yang selaku menghubunginya via handpone.
Chika berpesan untuk semua teman-teman yang merasakan gejala. Jika masih bisa dihandle masih bisa makan atau minum, sebaiknya karantina dirumah saja. Karena dirumah asal di kontrol dan bisa hidup bersih membuat perawat dan dokter juga tertolong.
” Saya mau banget orang tau bahwa korona ini bisa menyerang siapa saja tak mengenal usia dan penderita korona bukan untuk dikucilkan justru diberi support,”ucapnya.(wis/fajar)
-
Kota Tangerang5 hari ago
Raperda Perubahan APBD Disetujui DPRD, Sachrudin: Bukti Komitmen Bersama Bangun Kota Tangerang
-
Nasional7 hari ago
Gerardus Budisatrio Djiwandono Keponakan Prabowo Resmi Ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna Periode 2025โ2030
-
Kota Tangerang5 hari ago
Aplikasi Tangerang LIVE Tembus 1,3 Juta Pengunduh
-
Tangerang6 hari ago
Pemkot Tangsel Klarifikasi Akses Jalan Kandang Sapi Lor: Bukan Aset Pemerintah, Tapi Pengembang
-
Tangerang5 hari ago
Perbaikan Jalan Magnolia Serpong Utara Rampung, DSDABMBK Tangerang Selatan Ganti Paving Block Jadi Beton
-
Tangerang5 hari ago
Semarakkan HUT ke-80 RI, Paramount Land Gading Serpong Gelar Festival Kemerdekaan
-
Kota Tangerang5 hari ago
BLK Kota Tangerang Sukses Cetak Belasan Programmer Muda Berkualitas
-
Kota Tangerang5 hari ago
Piala Soeratin U17, Persikota Tangerang Menang 5-1 Melawan Raga Negeri