Kota Tangerang
Penambahan Koridor Si Benteng Dinilai Belum Layak
Kabartangerang.com– Pemerintah Kota Tangerang telah menambahkan 4 koridor transportasi massal Si Benteng yang diperuntukan untuk melayani masyarakat. Namun, penambahan koridor tersebut mendapatkan kritikan dari pemerhati sosial, Hilman Santosa.
Menurut Hilman Santosa, seharusnya Pemerintah Kota Tangerang dan PT TNG tidak perlu menambah jumlah koridor, tapi lebih difokuskan pada jumlah koridor yang sebelumnya sudah ada.
“Koridor yang ada saja masih kurang peminatnya, seharusnya gencarkan lagi sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, sehingga antusias masyarakat bisa meningkat untuk naik Si Benteng,” kata Hilman Santosa, Senin, 11 September 2021.
Dengan bertambahnya jumlah koridor Si Benteng, kata Hilman, tentunya akan berdampak pada kerugian bagi pengelola Si Benteng. Sebab, pendapatan atau pemasukan yang ada lebih kecil daripada biaya operasional tiap bulannya.
“Bisa dilihat Si Benteng sepi karena tidak ada peminatnya. Walaupun sepi, tapi biaya operasional seperti gaji pegawai dan biaya perawatan harus tetap berjalan,” pungkasnya.
Melihat kondisi seperti ini, nampaknya perencanaan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang bersama PT TNG terlalu terburu-buru, tanpa memikirkan dampak lainnya. Apalagi saat ini pandemi masih berlangsung.
“Harusnya lebih dimatangkan lagi untuk meluncurkan koridor baru. Lihat trafik dari koridor sebelumnya apakah ada kenaikan atau tidak,” pungkasnya seraya menambahkan, Pemkot Tangerang harus berkoordinasi atau diskusi bagaimana cara pengelolaannya dengan pengusaha angkot yang sudah lama, seperti 01,02 atau R11.
“Jangan sampai dengan adanya Si Benteng malah meresahkan buat pengusaha angkot dan ojek pangkalan. Dan, masyarakat pada prinsipnya tidak semua bisa naik Si Benteng karena cara pembayaran yang elektronik, sementara Si Benteng itu sendiri diperuntukan untuk masyarakat yang notabene belum semuanya memiliki alat pembayarannya,” ujar Hilman.
Sebagai informasi, penambahan 4 koridor baru Si Benteng melayani empat rute operasional yang melintasi Perumahan BTN Pasir Jaya – Gor Gabdasari, Terminal Cimone – Koang Jaya, Teminal Cimone – Jalan Dipatiunus – Jalan Ganda Sari, Terminal Cimone – Gor Pabuaran Tumpeng, untuk jumlah armada dalam penambahan di 4 koridor sebanyak 40 unit Si Benteng.(ydh)
-
Tangerang3 minggu agoApel dan Halalbihalal, Benyamin Tekankan Kebersihan Lingkungan hingga Efisiensi Anggaran di Tangerang Selatan
-
Jabodetabek4 minggu agoQS World University Rankings by Subject 2026: UIN Jakarta Raih Peringkat 29 Dunia
-
Tangerang3 minggu agoPra-Musrenbang Tematik, Tangerang Selatan Matangkan Strategi Penurunan Stunting
-
Tangerang3 minggu agoLibatkan 134 Organisasi Kepemudaan di Pra Musrenbang, Pemkot Tangerang Selatan Dorong Pemuda Jadi Motor Pembangunan
-
Tangerang3 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Ajak Warga Sukseskan ORI Campak Serentak, Sasar 109 Ribu Anak
-
Kota Tangerang3 minggu agoAntisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Normalisasi Saluran Air di Komplek Swadaya
-
Tangerang1 minggu agoEvaluasi BLUD Kesehatan Tangerang Selatan, Pilar Saga Targetkan Faskes Daerah Setara RS Swasta Profesional
-
Kota Tangerang3 minggu agoAngkat Tumpukan Sampah Penyebab Banjir, Pemkot Tangerang Normalisasi Kali Ledug Periuk



