Banten
Gubernur Banten: Akses Menuju Lebak Gedong Sudah Terbuka
Kabartangerang.com- Gubernur Banten, Wahidin Halim menegaskan, akses jalan menuju Lebak Gedong yang sempat tertutup akibat tanah longsor sudah terbuka. Terbukanya akses ini turut memperlancar tim relawan untuk menjangkau korban terdampak banjir.
Dikatakan, membuka akses jalan menuju lokasi terdampak banjir menjadi salah satu proritas Pemprov Banten dalam menangani dampak bencana banjir. Terbuka akses turut memperlancar tim relawan dalam membawa bantuan maupun dalam mengevakuasi warga terdampak.
Dalam upaya membuka akses, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemprov Banten telah mengerahkan lima alat berat untuk menangani dampak bencana banjir dan longsor di sejumlah kecamatan di Lebak, Banten.
Seperti dilaporkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR Pemprov Banten Moch. Trenggono, tim PUPR Pemprov Banten terus membuka akses hingga jembatan Ciberang.
“Hal itu juga dalam upaya memudahkan langkah evakuasi yang dilakukan BPBD,” jelasnya.
Tim Dinas PUPR Pemprov Banten bersama tim lain sudah berhasil membuka akses hingga ke jembatan Cinyiru, tepatnya pada Kamis 2 Januari 2020.
Beberapa langkah yang dilakukan PUPR Pemprov Banten antara lain, mengidentifikasi daerah mana saja yang terkena dampak bencana dan memerlukan peralatan, seperti alat berat.
Termasuk pula, mengidentisikasi sarana dan prasarana infrastruktur yang rusak akibat bencana, termasuk yang terganggu lumpur akibat banjir dan longsor.
“PUPR Pemprov Banten sudah menurunkan tim ke lokasi bencana. Bahkan sudah mengirimkan lima alat berat untuk membantu mengatasi berbagai fasilitas yang terdampak bencana longsor dan banjir. Adapun alat berat yang dikirim ke lokasi bencana antara lain beko, loader dan vibro. Di antara alat berat yang dikirim masih dalam perjalanan,” ujarnya.
Langkah terdekat lainnya yang sudah dan akan terus dilakukan tim PUPR Banten adalah membuka akses jalan yang terisolassi, terutama di jalur Cipanas-Warung Banten, Lebak.
“Seluruh tim PUPR saat ini sedang melakukan penguatan badan jalan di titik Sta. 00+900 agar akses evakuasi dan mobilisasi tidak terputus. Selain itu, tim juga sedang melakukan pembukaan akses jalan di titik Sta. 5+900 sampai dengan Sta.6+000, dengan target pembukaan akses jalan sampai ke jembatan Cinyiru,” jelasnya.
Langkah lain, lanjut Trenggono, yaitu melakukan mitigasi dan rehabilitasi jalan serta jembatan yang rusak, termasuk membantu mencari korban bencana yang diduga masih tertimbun longsor.
“Sampai dengan saat ini, tim bekerja sama dengan BPBD Lebak mencari korban tertimbun. Semoga proses penanganan dapat berjalan lancar dan tuntas,” harapnya. (ydh)
-
Tangerang4 minggu agoBenyamin Pastikan Tumpukan Sampah di Tangerang Selatan Sudah Teratasi
-
Nasional4 minggu agoJMSI Banten Rayakan Ulang Tahun ke-6 dengan Aksi Nyata untuk Masyarakat dan Alam
-
Jabodetabek4 minggu agoToko Cat Premium WarnaGo Dibuka di Tangerang, Siap Jadi Mitra Proyek dan Hunian
-
Tangerang4 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Gandeng KPK Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Program Keluarga Berintegritas
-
Tangerang4 minggu agoPilar Hadiri Puncak HPN 2026 di Banten: Perkuat Peran Pers Hadapi Tantangan Era Digital dan AI
-
Tangerang4 minggu agoEra Benyamin–Pilar Saga, SDN Babakan 01 Bertransformasi Jadi Lebih Layak dan Modern
-
Tangerang3 minggu agoPengurus KONI Tangerang Selatan Masa Bakti 2025–2029 Resmi Dilantik
-
Tangerang2 minggu agoBenyamin: Target Kita, Tangerang Selatan Juara Umum Porprov Banten 2026



