Kota Tangerang
BPMRPK Manfaatkan Media Audio untuk Belajar Siswa PAUD
Kabartangerang.com- Pemerintah Indonesia tengah memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan untuk daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal (3T) yang bertujuan untuk meningkatkan pemerataan pendidikan di wilayah Indonesia.
Menurut Kepala Seksi Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan (BPMRPK) Sri Wahyuni, sebagai UPT Pustekkom Kemendikbud dan pengembang media pembelajaran berbasis audio, pihaknya telah mengembangkan berbagai model dan format media audio pembelajaran untuk PAUD.
“Salah satu media pembelajaran yang sesaui dengan kondisi pendidikan di daerah 3T adalah media audio. Sebab media itu harganya murah, portable, dapat diputar ulang, dapat digunakan bersama-sama, dan dapat merangsang partisipasi aktif pendengar,” ujarnya dalam siaran pers.
Menurutnya, berkaitan dengan pemanfaatan media audio pembelajaran untuk daerah 3T untuk PAUD, maka diperlukan adanya fasilitasi dengan bentuk kegiatan berupa bimbingan teknis untuk pendidik anak usia dini di kawasan 3T. Dengan tujuannya agar pemanfaatan media audio dalam proses pembelajaran berjalan dengan lancar. Sesuai dengan tujuan pengembangan model.
Kawasan 3T menjadi gerbang tapal batas Indonesia. Letak daerah yang berada jauh dari ibu kota provinsi menjadikan pertumbuhan ekonomi menjadi terhambatn karena pembangunan infrastruktur yang belum merata.
Beberapa permasalahan pendidikan, di daerah 3 T yaitu, persedian tenaga pendidik, distribusi tidak seimbang, insentif rendah. Kualifikasi di bawah standar, guru-guru yang kurang kompeten. Ditambah lagi ketidaksesuaian antara kualifikasi pendidikan dengan bidang yang ditempuh.
“Penerapan kurikulum di sekolah belum sesuai dengan mekanisme dan proses yang standarkan. Belum lagi aangka putus sekolah juga masih relatif tinggi,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sangat dibutuhkan. Keberadaan TIK di bidang pendidikan untuk nemudahkan orang mengakses informasi pendidikan lebih optimal dan efisien.
“Pemanfaatan TIK untuk pendidikan di daerah 3T dapat disesuaikan dengan kondisi pendidikan di daerah. Diantaranya yakni kondisi sekolah, kondisi siswa, kondisi guru, dan kurikulum sekolah,” imbuhnya.
Kegiatan fasilitasi pemanfaatan media audio pembelajaran untuk dilaksanakan dalam tiga tahap selama tiga hari, yaitu pada tanggal 24-26 Juni 2019, 17-19 Juli 2019, dan 24-26 Juli 2019. Adapun 23 lokasi tersebut tersebar di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan kepulauan di Indonesia Timur. (nad)
-
Kota Tangerang2 minggu agoTuridi Susanto Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersama ISDMI
-
Tangerang2 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Tuntaskan Bedah 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tahun 2026
-
Tangerang2 minggu agoPT IKPP Tangerang Dorong KWT di Tangsel Ubah Sampah Organik Menjadi Eco Enzyme
-
Tangerang2 minggu agoCKG Tangerang Selatan Capai 48 Persen, Benyamin Dorong Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis
-
Tangerang2 minggu agoJaga Kesehatan Mental, Walikota Benyamin Ingatkan Remaja Tangerang Selatan Bijak Gunakan Teknologi
-
Tangerang2 minggu agoSyarat Mendapat Bantuan Bedah Rumah di Tangerang Selatan Sesuai Perwal 110/2022
-
Kota Tangerang1 minggu agoPemkot Tangerang Gelar Turnamen Futsal Piala Walikota & Kadispora 2026
-
Kabupaten Tangerang1 minggu agoBupati Maesyal Rasyid Bekali 1.075 Penerima Beasiswa Tangerang Gemilang 2026



