Kota Tangerang
Lima Ribu Calon Jemaah Haji Asal Tangerang Batal ke Tanah Suci
Kabartangerang.com- Pemerintah Indonesia tidak akan mengirimkan jemaahnya karena pemerintah Arab Saudi masih belum membuka akses bagi jemaah haji dari negara manapun.
Sebanyak 3.748 calon jemaah haji asal Kota dan Kabupaten Tangerang pun tertunda keberangkatannya menuju Tanah Suci pada tahun ini.
“Kota Tangerang ada 1.700 calon jemaah haji yang gagal berangkat tahun ini. Kami berharap umat Islam dapat menyadari, karena kerajaan Arab Saudi tidak membuka. Dan kami yakin niat umat muslim di Kota Tangerang sudah di catat sebagai amal saleh,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, Badri Hasun, Selasa, 2 Juni 2020.
Badri menjelaskan, terkait informasi penundaan tersebut pihaknya akan melakukan koordinasi dan menyampaikan kepada seluruh calon jemaah haji asal Kota Tangerang, untuk teknisnya akan dibahas terlebih dahulu.
Ia menambahkan, sangat disayangkan jika calon jemaah haji tidak memahami kondisi saat ini dan memaksakan diri untuk berangkat ditengah situasi pandemi covid-19. Semua calon jemaah haji asal Kota Tangerang sudah menyelesaikan administrasi dan bahkan sebagian sudah menyelesaikan vaksin meningitis.
“Seharusnya memang saat ini para calon tamu Allah akan mengikuti pelatihan manasik haji, namun berhubung ditunda keberangkatannya maka ditiadakan,” jelasnya.
Badri menjelaskan, calon jemaah haji yang hendak melaksanakan ibadah haji tahun ini, bisa menyadari jika ini bukanlah semata-mata kehendak Pemerintah Indonesia, melainkan juga ketetapan dari otoritas Arab Saudi. Ia memohon agar para calon jemaah haji bersabar hingga tahun depan.
“Jadi pada tahun ini tidak berangkat, tahun depan sudah tercatat untuk menunaikan ibadah haji. Mudah-mudahan, tahun depan bisa berangkat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, Dedi Mahfudin mengatakan, sebanyak 2.048 calon jemaah haji asal Kabupaten Tangerang pun akhirnya gagal berangkat. Namun, lanjutnya, tahap teknis persiapan oleh pihaknya pun sudah mencapai 75 persen dalam menghadapi musim haji tahun ini.
“Seperti pelunasan tahap 1 dan 2 sudah selesai, penyusunan kloter tinggal penandatangan, update pasport hampir selesai, dokumen kesehatan dan pemvisian sedang berjalan,” ungkap Dedi saat dikonfirmasi.
Sedangkan, kata Dedi, sisa penyelesaian 25 persen terdapat dalam tahap teknis persiapan yang belum dilaksanakan diantaranya, bimbingan manasik haji di tingkat kecamatan, tingkat kabupaten, teknis pemberangkatan dan pemulangan.
Dedi menambahkan, sebanyak 2.048 calon jemaah haji yang gagal berangkat jika ingin mengundurkan diri akan dikembalikan biayanya.
“Sementara, jemaah yang tetap ingin berangkat akan dipastikan dan menjadi prioritas di tahun depan. Anggaran daerah yang seharusnya diberikan sekitar Rp1,1 miliar untuk pemberangkatan dan pemulangan jemaah Kabupaten Tangerang-Jakarta otomatis tidak bisa dicairkan alias dipending,” jelasnya.
Untuk anggaran pendaftaran awal Rp25 juta, lanjut Dedi, masih tersimpan namun untuk biaya pelunasan Rp10 juta akan diberikan kembali. Dan jika di tahun selanjutnya ingin berangkat maka harus membayarkannya kembali.
“Biaya pelunasan semua kita pulangkan, namun teknis pemulanganya masih dalam proses pembahasan,” katanya.(rik)
-
Kabupaten Tangerang2 minggu agoBupati Tangerang Tutup Kompetisi Sepak Bola Antar-RT di Rancabuaya
-
Kabupaten Tangerang2 minggu agoBupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid Lepas Peserta Fun Walk Semarak HUT RI di Panongan
-
Tangerang6 hari agoPemkot Tangerang Selatan Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
-
Kabupaten Tangerang2 minggu agoHadiri Maulid Nabi di Jatake, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Ingatkan Pentingnya Tanamkan Keteladanan Rasulullah
-
Kota Tangerang2 minggu agoTangerang 10K 2026 Digelar 13 September
-
Tangerang2 minggu agoTangkal Hoaks di Era AI, Diskominfo Tangerang Selatan dan NU Perkuat Literasi Digital
-
Kabupaten Tangerang2 minggu agoWabup Intan Nurul Hikmah Dorong Mahasiswa Jadi Generasi Unggul
-
Kabupaten Tangerang2 minggu agoWabup Intan Nurul Hikmah Ajak Masyarakat Kelapa Dua Perkuat Gotong Royong dan Persatuan



