Kota Tangerang
8 Orang Meninggal, Sachrudin: Masyarakat Ikuti Imbauan Pemerintah
Kabartangerang.com- Pasien positif terjangkit virus corona atau covid-19 yang meninggal di Kota Tangerang bertambah jadi 8 orang. Jumlah tersebut berdasarkan dari data yang diakses dari laman Pemerintah Kota Tangerang pada 5 April 2020.
Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin mengatakan, untuk memutus rantai penyebaran covid-19, diharapkan masyarakat untuk mengikuti imbauan yang dilakukan oleh Pemerintah, khususnya Pemerintah Kota Tangerang.
“Masyarakat harus mengikuti imbauan yang dikeluarkan oleh Pemerintah yakni tingkatkan pola hidup bersih dan sehat, cuci tangan menggunakan sabun, gunakan alat pelindung diri (masker), tidak dalam kerumunan, jaga jarak, dan tetap di rumah jika tidak ada kegiatan yang sangat penting,” kata Sachrudin.
Sachrudin menambahkan, Pemerintah terus berusaha semaksimal mungkin untuk memutus rantai penyebaran covid-19 di Kota Tangerang. “Berbagai cara kami lakukan untuk memutus rantai covid-19, tapi harus juga didukung dengan peran serta dari masyarakat Kota Tangerang,” papar Sachrudin seraya menambahkan, Pemerintah Kota Tangerang juga terus melakukan sosialisasi pembentukan Kampung Siaga Corona (Si Gacor) hingga tingkat RW dan RT.
“Mari kita tingkatkan kedisiplinan untuk memutus rantai penyebaran covid-19 di Kota Tangerang,” jelasnya.
Sebelumnya, sosialisasi tentang penyebaran covid-19 dilakukan oleh Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah, Wakil Walikota, Sachrudin, Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo, Kapolres Metro Tangerang Kota Sugeng Hariyanto, Dandim 0506/Tgr Wisnu Kurniawan bersama dengan sejumlah unsur organisasi kepemudaan dan masyarakat.
“Kita lakukan monitoring dan sosialisasi kepada masyarakat untuk bisa sebisa mungkin beraktifiras di rumah,” terang Arief sebelum melakukan monitoring di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Monitoring ini, lanjut Walikota, dilakukan secara bersama – sama dan dibagi dalam tiga wilayah, diantaranya wilayah timur meliputi Kecamatan Ciledug, Karangtengah, Larangan dan Pinang, wilayah barat meliputi Kecamatan Tangerang, Cibodas, Karawaci, Jatiuwung dan Periuk, sementara wilayah tengah dilakukan di wilayah kecamatan Batuceper, Benda, Neglasari dan Cipondoh.
“Total personil sebanyak 97 personel gabungan dari TNI, Polri dan Pemkot Tangerang. Tujuannya untuk meminimalisir berkumpulnya masyarakat di luar rumah,” imbuhnya.
Sememtara itu, untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 720 kasus dan pasien dalam pengawasan (PDP) di angka 163 kasus, dan sembuh sebanyak 13 orang.(ydh)
-
Nasional4 minggu agoMenteri Maman Abdurrahman: Toko Mama Khas Banjar Jadi Pelajaran Pentingnya Kolaborasi Kebijakan UMKM
-
Nasional4 minggu agoLamiPak Dorong Penggunaan Kemasan Aseptik untuk Perkuat Industri Minuman Nasional
-
Nasional4 minggu agoToko Mama Khas Banjar Jadi Model Penguatan UMKM Berbasis Kolaborasi
-
Jabodetabek4 minggu agoPT Nusantara Infrastructure Tbk Gelar “She Drives Change”: Cara Edukasi Berkendara Aman, Nyaman dan Ramah Lingkungan
-
Tangerang4 minggu agoWali Kota Benyamin Lepas 393 Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Tangerang Selatan
-
Nasional4 minggu agoLamiPak Tawarkan Kemasan Aseptik sebagai Solusi Alternatif bagi Industri Minuman Nasional
-
Tangerang3 minggu agoPeringatan Hari OTDA ke-XXX Tahun 2026, Tangerang Selatan Raih Peringkat 3 Nasional Kota Berkinerja Tinggi dari Kemendagri
-
Tangerang3 minggu agoDiskominfo-BPS Tangerang Selatan Dorong Data Akurat Melalui Program Kelurahan Cinta Statistik



