Nasional
Tolak Amandemen UUD 1945, Jokowi Tak Mau MPR jadi Lembaga Tertinggi
Kabartangerang.com – Presiden Joko Widodo khawatir amandemen UUD 1945 berujung pada kembalinya presiden dan wakil presiden dipilih oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
“Itu saling kait mengait. Kalau GBHN dikerjakan oleh MPR, artinya presiden mandataris MPR. Kalau presiden mandataris MPR, artinya presiden dipilih oleh MPR,” kata Jokowi dalam acara satu meja di Kompas TV, Rabu (21/8) malam.
Jokowi pun menegaskan bahwa ia akan menjadi orang yang pertama kali menolak jika presiden dipilih kembali oleh MPR. Jokowi ingin agar presiden dan wakil presiden tetap dipilih langsung oleh rakyat. “Karena saya adalah produk dari pilihan langsung oleh rakyat,” kata Jokowi.
Oleh karena itu, Jokowi berharap wacana amandemen UUD 1945 yang muncul saat ini perlu dikaji lebih dalam kembali. Jangan sampai karena amandemen ini, menimbulkan goncangan politik yang tidak perlu di Indonesia.
“Karena sekarang tekanan ekonomi global, geo politik global tidak menguntungkan jangan sampai menambah masalah karena kita ingin memaksakan amandemen. Kajian mendalam sangat diperlukan,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
Sementara, mengenai dibangkitkannya kembali haluan negara, menurut Jokowi, memunculkan kembali haluan negara mungkin memang diperlukan.
Namun, belakangan ia ragu apakah amandemen UUD 1945 yang dilakukan oleh para politikus di Senayan nantinya benar-benar hanya akan sebatas pada wacana itu.
“Apa tidak melebar kemana mana? Karena saya sudah bicara dengan partai, kok beda-beda,” kata Jokowi.[ab]
-
Tangerang3 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Gelar Bazar Ramadan 1447 H Serentak di 7 Kecamatan pada 5 Maret 2026
-
Tangerang3 minggu agoPameran Seni Rupa Nomad & Nowhere Art Exhibition Digelar hingga 27 Februari 2026
-
Tangerang4 minggu agoPengurus KONI Tangerang Selatan Masa Bakti 2025–2029 Resmi Dilantik
-
Tangerang4 minggu agoBenyamin: Target Kita, Tangerang Selatan Juara Umum Porprov Banten 2026
-
Tangerang3 minggu agoSafari Ramadan 1447 H, Benyamin Salurkan Total Bantuan Rp405 Juta untuk Imam, Marbot hingga Guru Ngaji
-
Tangerang3 minggu agoRamadan, Pilar Saga: Pelayanan Publik Tak Boleh Kendor
-
Nasional3 minggu agoSelama Ramadan, AQUVIVA Hadirkan Sejuknya Air Mineral ke 321 Masjid di Indonesia
-
Tangerang3 minggu agoSafari Ramadan Jadi Momentum Kebersamaan, Pilar Saga Ajak Warga Tangerang Selatan Dukung Program Pembangunan



