Nasional
Biaya Pembangunan Jokowi Jilid II Masih Gunakan Utang
Kabartangerang.com – Visi Indonesia Maju yang digagas oleh Presiden Joko Widodo masih akan menggunakan skema pembiayaan utang untuk realisasi program-program pembangunannya. Utang dikelola melalui kombinasi instrumen yang efisien, di antaranya dengan mempertimbangkan faktor risiko, serta pemanfaatannya secara lebih produktif.
Hal ini seperti disampaikan Presiden Jokowi secara langsug dalam pidat kenegaraan dalam sidang tahunan MPR-DPR RI. “Utang dimanfaatkan antara lain untuk kegiatan yang mendukung program pembangunan nasional,” ujar dia di dalam pembacaan Nota Keuangan dj Gedung MPR-DPR RI, Jakarta, Jumat (16/8).
Dia membeberkan, utang yang digunakan dalam pembangunan nasional dialokasikan ke bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, infrastruktur, maupun pertahanan dan keamanan.
“Pembiayaan yang kreatif untuk akselerasi pembangunan infrastruktur juga dilakukan dengan memberdayakan peran swasta, melalui skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha,” ujarnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun meminta agar pemerintah dan swasta saling bersinergi dalam mewujudkan kemajuan ekonomi yang lebih baik.
“Kita buktikan, bahwa Indonesia memang layak dan mampu menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia. Kita tunjukkan, bahwa ekonomi Indonesia dapat tumbuh sekaligus memberikan rasa keadilan. Kita wujudkan ekonomi Indonesia yang menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya.(DB/AB)
-
Nasional5 hari agoSWA RoboKnights Borong 6 Penghargaan Nasional, Siap Wakili Indonesia ke VEX Robotics World Championship AS
-
Nasional18 jam agoGKB-NU Nilai Prabowo Punya Posisi Moral Kuat di Board of Peace
-
Jabodetabek5 hari agoLewat Kampung Merdeka, Alfamidi Dorong Pengelolaan Sampah Organik Berbasis Masyarakat



