Kota Tangerang
Tewas di Kamar Apartemen, Polisi Olah TKP
Kabartangerang.com- Kepolisian sektor (Polsek) Kelapa Dua telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus kematian Sulastri (21) di kamar 311 tower C Apartemen The Habitat Karawaci, Kabupaten Tangerang.
Polisi mendapati beberapa barang berharga milik wanita tersebut hilang. “Handphone milik korban hilang,” kata Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua AKP Mukmin, Minggu, 12 Mei 2019.
Mukmin mengatakan, korban saat itu ditemukan tak bernyawa diatas tempat tidur. Polisi tidak menemukan adanya kerusakan pada pintu kamar yang disewa korban.
Dugaan sementara, wanita asal Pandeglang, Banten ini dibunuh lantaran ditemukan luka bekas jeratan di bagian lehernya. Meski begitu, polisi belum bisa menyimpulkan motif pembunuhan sadis tersebut. “Sementara itu dulu, masih kita dalami lagi,” ucapnya.
Polisi telah memasang garis polisi di pintu kamar 311 Tower C apartemen tersebut. Petugas pun membawa dua kantong plastik hitam dari dalam kamar korban.
Jasad wanita telah dibawa petugas ke kamar mayat RSUD Tangerang. Hingga saat ini polisi masih mencari pelaku pembunuhan tersebut.(rik)
-
Tangerang2 bulan agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Kota Tangerang2 bulan agoBeri Wejangan Wisudawan Universitas Yuppentek Indonesia, Sachrudin: Terus Belajar, Adaptif & Ciptakan Peluang
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoBupati Tangerang Maesyal Rasyid: Semangat Kemerdekaan Harus Dihidupkan dari Lingkungan Masyarakat
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoWabup Intan Nurul Hikmah Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong
-
Kota Tangerang2 bulan agoUMKM Award Kota Tangerang 2026, Maryono: Pacu Produk Lokal Menuju Global
-
Tangerang2 bulan agoMelalui Tangerang Selatan Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
-
Kota Tangerang1 bulan agoTuridi Susanto Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersama ISDMI
-
Tangerang1 bulan agoDLH Kota Tangerang Selatan Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan



