Nasional
Menhan: Kecerdasan Harus Diimbangi Kualitas Mental Ideologi Pancasila
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu memberikan ceramah pembekalan Wawasan Kebangsaan kepada Mahasiswa Baru Universitas Sriwijaya (Unsri) pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2), Selasa (6/8/2019), di Kampus Unsri Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Palembang.
Acara Pembekalan juga dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya dan Anggota I Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Agung Firman Sampurna.
Dalam kesempatan tersebut, Menhan berpesan kepada segenap Mahasiswa Unsri untuk berusaha menjadi generasi masa depan yang maju dan unggul serta berkarakter, yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta terus berkarya.
“Selain itu, kalian juga harus memiliki kekuatan integritas kepribadian yang Pancasilais, mental yang kokoh, ulet, tegar, dan pantang menyerah, untuk berjuang demi kemajuan bangsa dan Negara yang sangat kita cintai bersama,” tambah Menhan.
Menhan mengatakan, tuntutan kualitas generasi muda Indonesia ke depan tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan, keterampilan, dan kompetitif semata, namun juga harus diimbangi dengan kualitas mental ideologi Pancasila yang kuat, berahlak mulia, cinta Tanah Air, berwawasan kebangsaan, berjiwa Nasionalisme dan Patriotisme, serta memiliki semangat Bela Negara yang tinggi sebagai hal mendasar yang harus dibangun dan dipersiapkan sejak dini.
Penguatan Kesadaran Bela negara ini, kata dia, dimulai sejak usia dini hingga ke perguruan tinggi. Sehingga anak-anak dan generasi muda yang belum terpengaruh akan semakin dikuatkan agar tidak mudah dipengaruhi oleh ideologi radikal.
Menurutnya, kesadaran Bela Negara ini merupakan bagian integral dan tidak terpisahkan dari gambar besar strategi pertahanan negara.
“Keutuhan wilayah Indonesia, beserta seluruh sumber daya, kedaulatan, dan kemerdekaannya, selalu berpotensi menghadapi berbagai potensi ancaman mulai dari ancaman nyata, ancaman belum nyata, dan ancaman terhadap mindset bangsa untuk menghacurkan ideologi negara,” kata Menhan.
Untuk itu, lebih lanjut Menhan berharap kepada dunia pendidikan di Indonesia ini tidak hanya mencetak intelektual muda yang cerdas, tetapi juga mencetak para pemimpin bangsa di masa depan yang memiliki sifat kenegarawanan, yaitu yang memiliki kecintaan kepada tanah air, rela berkorban bagi bangsa dan negara, setia kepada Pancasila dan cita-cita negara.
Dengan demikian akan terwujud kader-kader pemimpin yang selalu berada di depan dalam memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongannya.
“Ilmu pengetahuan memang faktor penting menjadikan generasi bangsa yang cerdas. Namun, kecerdasan tersebut tidak akan berarti apa-apa, jika tidak diperkaya dengan karakter dan wawasan kebangsaan yang kuat,” jelas Menhan.
-
Tangerang2 bulan agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Kota Tangerang2 bulan agoBeri Wejangan Wisudawan Universitas Yuppentek Indonesia, Sachrudin: Terus Belajar, Adaptif & Ciptakan Peluang
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoBupati Tangerang Maesyal Rasyid: Semangat Kemerdekaan Harus Dihidupkan dari Lingkungan Masyarakat
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoWabup Intan Nurul Hikmah Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong
-
Kota Tangerang2 bulan agoUMKM Award Kota Tangerang 2026, Maryono: Pacu Produk Lokal Menuju Global
-
Tangerang2 bulan agoMelalui Tangerang Selatan Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
-
Kota Tangerang2 bulan agoTuridi Susanto Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersama ISDMI
-
Tangerang2 bulan agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangerang Selatan Belajar Content Creator dan Coding di Masjid



