Kota Tangerang
Kerumunan di Gedung Cisadane Tangerang Bisa Timbulkan Klaster Baru Covid-19
Kabartangerang.com- Tokoh Pemuda Kota Tangerang, Ibrohim Sudjono mengkritisi kerumunan yang terjadi di Gedung Cisadane, Jalan KS. Tubun, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang saat penyerahan berkas bagi pelaku UMKM Kota Tangerang.
Menurut Ibrohim Sudjono, seharusnya persiapan untuk pemberkasan UMKM lebih dimaksimalkan, khususnya tentang penerapan protokol kesehatan di Gedung Cisadane.
“Harus diterapkan itu protokol kesehatan, apalagi itu dipadati oleh ribuan orang,” kata Ibrohim seraya menambahkan, jangan sampai kerumunan tersebut menimbulkan klaster baru. Dan, saat ini Kota Tangerang sudah masuk ke zona oranye.
Terkait dengan penyerahan berkas para pelaku UMKM, kata pria yang akrab disapa Boim ini, selayaknya dan sepatutnya dilakukan secara online dan terintegrasi dengan Pemerintah Pusat. Artinya, dengan sistem online memudahkan pelayanan kepada masyarakat.
“Lebih simple menggunakan sistem online. Dibuatkan sistemnya tinggal masyarakat mengaksesnya. Apalagi Kota Tangerang merupakan kota smart city,” pungkasnya.(ydh)
-
Tangerang2 bulan agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoBupati Tangerang Tutup Kompetisi Sepak Bola Antar-RT di Rancabuaya
-
Kota Tangerang2 bulan agoBeri Wejangan Wisudawan Universitas Yuppentek Indonesia, Sachrudin: Terus Belajar, Adaptif & Ciptakan Peluang
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoHadiri Maulid Nabi di Jatake, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Ingatkan Pentingnya Tanamkan Keteladanan Rasulullah
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoBupati Tangerang Maesyal Rasyid: Semangat Kemerdekaan Harus Dihidupkan dari Lingkungan Masyarakat
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoWabup Intan Nurul Hikmah Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong
-
Kota Tangerang2 bulan agoUMKM Award Kota Tangerang 2026, Maryono: Pacu Produk Lokal Menuju Global
-
Tangerang2 bulan agoMelalui Tangerang Selatan Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital



