Kota Tangerang
Kas Defisit, Pemkot Tangerang Pending Pencairan Dana Hibah
Kabartangerang.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) akan mengkaji ulang pemberian dana hibah kepada organisasi yang berada dibawah naungannya seperti Pramuka, KONI, dan KNPI.
Pengkajian dana hibah tersebut dilakukan karena kondisi keuangan daerah yang sedang defisit, sehingga dibutuhkan rasionalisasi anggara karena dampak dari covid-19.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Engkos Zarkasyie, Minggu, 3 Mei 2020.
Menurut Engkos Zarkasyie, memang saat ini kondisi keuangan daerah sedang defisit sehingga dibutuhkan rasionalisasi anggaran. Untuk itu, Dispora akan mengkaji ulang soal pencairan dana hibah karena kondisi keuangan daerah.
“Setelah dikaji nanti apakah proses pencairan bisa dilakukan atau tidak?, apabila bisa dicairkan paling hanya sebesar 25 persen, itu pun hanya untuk Pramuka dan KNPI, sedangkan untuk KONI tidak bisa karena anggarannya cukup besar,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah, Herman Suwarman menerangkan, untuk proses pencairan dana hibah untuk saat ini dipending terlebih dahulu hingga situasi dan kondisi kembali normal.
“Semuanya ditunda, sampai keuangan daerah kembali normal,” tegas Herman Suwarman.
Pengamat Politik dan Pemerintahan Indonesia, Hasanudin BJ menjelaskan, seharusnya Pemerintah Kota Tangerang dapat meminimalisir anggaran, agar dana hibah bisa dialihkan untuk membantu masyarakat Kota Tangerang yang terdampak covid-19 yang sudah dijanjikan Walikota Tangerang.
“Kondisi keuangan daerah sangat memprihatinkan, sebaiknya Dispora merasionalisasi dana hibah tersebut. Kalaupun di cairkan kepentingannya untuk apa?. Semua kegiatan dan aktifitas yang terkait kumpul-kumpul banyak orang sedang dilarang, baik kegiatan olahraga maupun pendidikan, lalu jika dicairkan untuk apa dana tersebut, harus jelas dan perlu diawasi,” pungkasnya.
Pria yang akrab disapa BJ ini menambahkan, walaupun pemerintah mencairkan dana hibah hanya sebesar 25 persen, tentunya akan menjadi perhatian publik. Sebab, saat ini masyarakat sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah baik itu, pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah kota.
“Jangan sia-siakan anggaran yang ada, gunakan untuk kepentingan yang bermanfaat,” jelasnya.(ydh)
-
Tangerang2 bulan agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Kota Tangerang2 bulan agoBeri Wejangan Wisudawan Universitas Yuppentek Indonesia, Sachrudin: Terus Belajar, Adaptif & Ciptakan Peluang
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoBupati Tangerang Maesyal Rasyid: Semangat Kemerdekaan Harus Dihidupkan dari Lingkungan Masyarakat
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoWabup Intan Nurul Hikmah Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong
-
Kota Tangerang2 bulan agoUMKM Award Kota Tangerang 2026, Maryono: Pacu Produk Lokal Menuju Global
-
Tangerang2 bulan agoMelalui Tangerang Selatan Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
-
Kota Tangerang1 bulan agoTuridi Susanto Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersama ISDMI
-
Tangerang1 bulan agoDLH Kota Tangerang Selatan Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan



