Connect with us

Entertainment

Hilangkan Stres Selama Karantina, Sarah Sechan: Kalau Mau Menjerit Silahkan

Kabartangerang.com,JAKARTA– Telah lebih dari satu bulan masyarakat Indonesia diharuskan berkegiatan di rumah masing-masing untuk mencegah persebaran virus Corona. Rasa jenuh dan bosan juga telah melanda. Hal itu juga dirasakan artis Sarah Sechan.

Ia berpandangan, banyak hal yang bisa dilakukan selama isolasi mandiri di rumah. Dari hal positif, hal lumrah, hingga hal gila sekalipun.

Terlebih bagi mereka yang ekstrovert, wanita karir, manusia aktif pasti merasa tertekan jika diharuskan hanya berdiam diri di rumah.

Melalui unggahan di media sosial, artis 45 tahun ini mengajak kita semua untuk tidak ragu mengungkapkan ekspresi apapun selama karantina. Karena jika itu tidak dikeluarkan, maka depresi akan ada di depan mata.

“You know itโ€™s Ok to be bete with this #stayhome, #dirumahaja #safedistancing #physicaldistancing. Kalau mau jerit silakan, mau marah-marah Ok, mau kunci diri di kamar untuk alone time gak masalah,” tulis Sarah di laman Instagramnya.

Mantan VJ MTV itu mengaku memang berat untuk hanya tinggal diam di rumah tanpa adanya kepastian wabah ini akan mereda. Semua orang merasakan demikian. Tak pandang bulu, mau dia kaya raya, atau yang sangat miskin sekalipun tentu merasakan penat tak karuan.

“Memang berat. mau orang berduit, yang tabungan pas-pasan, atau yang gak ada tabungan sama sekali. Semua punya masalah yang berbeda terkait dgn pandemic ini,” serunya lagi.

Selanjutnya ia juga menyerukan kaumnya sesama ibu-ibu, untuk tidak khawatir melewatkan sedikit rutinitasnya seperti mengurus rumah tangga, masak, olahraga hingga arisan.

Namun Sarah mengingatkan, jangan terlalu lama rehat dari aktivitas sehari-hari karena hal tersebut akan membentuk kita sebagai pribadi yang psikopat.

“Ibu-ibu, gak apa kok kalau satu hari mau spacing out, gak beresin rumah gak olahraga gak arisan lewat Zoom gak mandi – pokoknya just sit and stare into space. Itโ€™s Ok. do what you gotta do to get that funk out of your system. tapi jangan kelamaan. jangan sampai si kopid bikin kita jadi psikopat. #staysafe #staysane #stayreal #stayfocus #stopstaringatmyuglynails #circuitbreaker #ineedmanipedi #banyakubanarisandikepala #covidkampret #bye,” tegas Sarah. (endra/fajar)

Source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer